INDUSTRY.co.id - PT Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan Indramayu, Jawa Barat, memproduksi dan penyaluran perdana avtur ke Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Husain Sastranegara Bandung.
       
General Manajer Pertamina RU VI Balongan, Afdal Martha di Indramayau, Jumat  (30/12) mengatakan untuk dapat mendukung produksi avtur, pihaknya melakukan beberapa investasi dan modifikasi peralatan.
       
"Ini dalam rangka menyiapkan sarana dan fasilitas dalam produksi serta penyaluran avtur," katanya kepada Antara.
       
Selain itu pihaknya juga menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten dan handal serta teknologi yang modern.
       
Ia menuturkan "breakhrough project" ini merupakan "milestone" penting Pertamina sebagai "energy company" yang berkomitmen untuk mengupayakan keberlanjutan energi untuk Indonesia.
       
Serta menyediakan energi dengan kualitas prima dan biaya yang efisien, seperti diketahui kebutuhan bahan bakar semakin lama semakin meningkat termasuk dalam penerbangan.
       
"Usaha penerbangan telah menjadi salah satu pendukung perekonomian, seperti halnya untuk perjalan bisnis, wisata dan ibadah," tuturnya.
       
Ia melanjutkan permintaan bahan bakar avtur juga terjadi di daerah Jawa Barat, apalagi adanya pembangunan bandara Udara BIJB yang terdapat di Majalengka.
       
Untuk itu ada kesempatan RU VI Balongan dalam memproduksi dan mensuplai bahan bakar avtur berkualitas dan sesuai dengan sepesifikasi.
       
"Kami merencanakan dalam tahap awal akan memproduksi sebanyak 200 Kilo liter per hari," tambahnya.
       
Dalam acara peluncuran avtur perdana itu dihadiri oleh Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang, Direktur Pengolahan Pertamina Toharso serta menejamen Pertamina baik dari pusat maupun RU VI Balongan. (Hrb)