Bravo Anies, Sandi, Mahesh!

Oleh : Jaya Suprana | Rabu, 25 Oktober 2017 - 11:56 WIB

Gubernur DKI Anies Baswedan-Wakil Gub Sandiaga Uno (Foto Ist)
Gubernur DKI Anies Baswedan-Wakil Gub Sandiaga Uno (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Kompas.com memberitakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno meninjau proyek pembangunan mass rapid transit ( MRT) di Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (20/10). Usai meninjau, Anies tiba-tiba didatangi seorang pemilik lahan yang selama ini menuntut Pemprov DKI Jakarta di pengadilan.

Mahesh

Pemilik lahan tersebut bernama Mahesh yang memiliki Toko Karpet Serba Indah di Jalan Fatmawati kawasan Haji Nawi. Kepada Mahesh, Anies meminta agar tidak menghitung untung rugi dalam proyek nasional itu. "Kalau kita hanya hitung untung rugi, enggak ada untungnya," ujar Anies.

Mahesh mengatakan, dia mengerti bahwa lahannya dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat banyak. Dia sejak awal dia mengikhlaskan lahannya dipakai. Namun dia meminta penggantian lahannya dilakukan sesuai harga appraisal. "Kami sudah bilang Pak, lahan kami boleh dipakai tapi tolong sesuai UU," kata Mahesh. "Jadi boleh nih ya eksekusi," tanya Anies. "Boleh, bongkar sekarang juga boleh, Pak. Sekarang saya ajak Bapak, saya lebih senang," jawab Mahesh.

Setelah itu, mereka mendatangi toko milik Mahesh. Sebenarnya belum ada kesepakatan berapa nilai ganti rugi yang harus dibayar Pemprov DKI untuk mengganti lahan Mahesh. Namun, Mahesh bersedia untuk merundingkan masalah pembayaran lahan sambil jalan.

Tidak Menghambat Pembangunan

Sementara perundingan bergulir, Mahesh mengizinkan bangunan di atas lahannya dibongkar agar pembangunan MRT tidak terhambat. "Kami butuhnya di sini adalah supaya konstruksinya enggak berhenti. Soal nilai dan lain-lain Bapak mau terus (proses di pengadilan) engga masalah. Tapi jangan sampai proyeknya berhenti, Pak. Jadi kalau Bapak menghentikan proyek ini, ganggu seluruh Jakarta, Pak," kata Anies kepada para pemilik lahan yang masih menolak penggusuran.

Setelah itu, Anies dan Mahesh secara simbolis membongkar toko yang selama ini belum bisa digusur. Keduanya bersama-sama memegang sebuah martil besi dan merusak bagian pagarnya. Setelah itu mereka semua bersalaman. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno langsung memeluk Mahesh. "You are hero of the month," kata Sandi. 

Musyawarah-Mufakat

Apabila berita itu bukan hoax, saya menyampaikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya bagi Anies, Sandi , Mahesh. Mereka bertiga berhasil membuktikan kesaktian musyawarah-mufakat sebagai solusi bagi permasalahan apa pun. Mereka bertiga mulai bermusyawarah-mufakat mulai pukul 15.45 dan pembongkaran lahan secara simbolis dilakukan oleh seorang gubernur bersama seorang rakyat sekitar pukul 16.12.

Dalam waktu sesingkat itu, pemilik lahan yang selama ini menggugat Pemprov mengikhlaskan lahannya dibongkar tanpa melalui proses pemberian SP. Peristiwa indah itu menjadi makin indah karena ternyata seorang pemilik lahan lain yang juga berseteru dengan Pemprov DKI ikut menghampiri Anies. Pria tersebut menegaskan kepada Anies bahwa hanya Mahesh yang membuat kesepakatan. Dia memilih untuk menunggu proses di pengadilan. "Hanya Mahesh punya ya, Pak," kata pria itu. "Enggak apa-apa, biar jadi contoh," kata Anies.

Peristiwa saling menghormati dan menghargai antara pemerintah dan rakyat tersebut membuktikan bahwa fenomena kalau-mau-pasti-mampu yang terkandung di dalam falsafah musyawarah-mufakat memang selaras dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan yang telah disepakati PBB sebagai pedoman pembangunan abad XXI . Bravo Anies, Sandi, Mahesh!

Jaya Suprana: Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan yang prihatin nasib

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Way Mesuji A

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:39 WIB

Ini Perkembangan Penanganan Kerusakan Lantai Jembatan Way Mesuji A

Pada hari Rabu tanggal 19 Juni 2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIX Bandar Lampung, Ditjen Bina Marga telah berhasil…

Pemilik Bank Bali, Rudy Ramli

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:02 WIB

Pemilik Bank Bali: Stop Penjualan Saham Bank Permata Tbk

Usaha pemindahan kepemilikan saham Bank Permata milik Standard Chartered Bank (SCB), sangat diharapkan dilakuan secara transparan.

Lauren Sulistiawati, Presiden Direktur Bank Commonwealth (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:00 WIB

Mercy Corps Indonesia, Bank Commonwealth dan Mastercard Bantu Perempuan Pengusaha

PT Bank Commonwealth (Bank Commonwealth) dan Mastercard hari ini kembali memperkuat komitmennya dalam membantu perempuan pengusaha UMKM di Indonesia untuk menumbuhkan bisnisnya dengan meluncurkan…

Singapore Airlines (ist)

Kamis, 20 Juni 2019 - 19:38 WIB

Bulan Mei 2019, Jumlah Penumpang SIA Group Meningkat Sebesar 8,0 Persen

Tingkat keterisian penumpang (PLF) mengalami peningkatan sebesar 0,9% poin persentase menjadi 80,5%.

APP Sinar Mas

Kamis, 20 Juni 2019 - 19:17 WIB

Terapkan Manajamen Terintegrasi, APP Sinar Mas Turunkan Angka Kebakaran di Konsesi Hingga Hampir Nol

Saat ini, hanya 0,07% dari seluruh area konsesi pemasoknya yang masih terdampak api akibat pembakaran ilegal oleh pihak ketiga.