INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bank Muamalat masih dalam proses diakuisisi oleh broker Minna Padi yang rencananya akan selesai pada Desember 2017. Jika proses akuisisi berjalan mulus rating korporatenya akan bagus. Rigth issue akuisisi ini nilainya Rp4,5 triliun.
Analis Pefindo Dyah Puspita mengatakan, atas proses akuisisi tersebut, pihaknya memberikan peringkat credit watch dengan implikasi negatif di idA. Namun untuk peringkat surat utang jangka menengah (MTN) I 2017 di idA.Untuk sukuk mudharabah I subordinasi tahap II 2013 di idA-sy dan MTN syariah subordinasi I 2017 di idBBB+sy.
"Credit watch ini terkait akan adanya perubahan struktur pemegang saham dari IDB ke Minna Padi, namun belum dapat informasi lagi siapa investor di balik Minna Padi," kata dia di Jakarta, Selasa (24/10/2017).
Menurut Dyah proses akuisisi jika berjalan baik, akan dilihat pemegang saham yang baru, karena material yang terjadi nantinya akan menunjukan seberapa kuat investornya.
Menurut Danan Dito,analis Pefindo, sampai sekarang Islamic Development Bank (IDB) merupakan investor kuat, karena ratingnya AAA oleh S&P.
"Kita belum tahu, investor dibelakang Minna Padi, apakah sekuat IDB, tapi setahu saya juga Minna Padi akan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) nantinya," katanya.