INDUSTRY.co.id - Tokyo- Di hari ketiga (19/10/2017) kunjungan kerjanya ke Jepang, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyempatkan diri bertemu dengan Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Ohmura.
"Kami membahas komitmen Indonesia dan Aichi untuk terus bekerjasama di bidang industri, perdagangan dan investasi," ujar Airlangga.
Seperti diketahui, Prefektur Aichi merupakan pusat industri otomotif di Jepang. Di sana ada Toyota serta perusahaan spare part seperti Aisin dan Denso.
Oleh karena itu, Menperin berharap, investasi Jepang yang baru akan menunjang industri yang sudah ada di Indonesia, seperti otomotif.
Saat ini, produksi industri otomotif di Indonesia mencapai 1,1 juta unit per tahun dengan ekspor sebesar 200 ribu unit per tahun.
"Kami menargetkan tahun ini naik 30 persen. Untuk mendukungnya, akan dibangun pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Investasinya ini 50 persen dari Jepang, yang juga berperan mendukung global supply chain industri otomotif nasional," paparnya.
Sebelumnya, Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Ohmura menyampaikan, pihaknya ingin agar pemerintah Indonesia aktif mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang semakin mendukung dan memudahkan pelaku industri, seperti percepatan pembangunan infrastruktur, keringanan perpajakan dan fasilitasi dari dunia perbankan.
Ohmura menyampaikan, sebanyak 240 perusahaan dari Aichi telah menanamkan investasi di Indonesia. "Ia yakin, ke depan, potensi investasi dari wilayahnya ke Indonesia masih cukup tinggi," terangnya.
Kemenperin mencatat, pada tahun 2016, penanaman modal asing secara keseluruhan tercatat mencapai USD16,68 miliar. Sedangkan, dalam kurun waktu enam tahun terakhir, total investasi Jepang di Indonesia mencapai USD19,7 miliar.
Jumlah perusahaan Jepang di Indonesia hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 1.750 perusahaan, dengan kegiatan usahanya di bidang manufaktur, infrastruktur, dan jasa.
Nilai investasi Jepang ke Indonesia pada tahun 2016 sebesar USD5,4 miliar atau naik 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD2,9 miliar.
Beberapa industri Jepang yang cukup aktif berinvestasi di Indonesia, antara lain sektor otomotif, logam, mesin dan elektronika.