INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Nipress Tbk (NIPS) membukukan kenaikan tipis pada penjualan bersih di semester I tahun 2017, sebesar 4,6% dar semester I tahun 2016 lalu.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2017, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp533,74 miliar. Posisi ini naik tipis jika dibandingkan dengan posisi tahun lalu di Rp510,95 miliar.

Sementara itu, laba periode berjalan dari perusahaan yang memperoduksi aki ini naik cukup besar senilai 35,67% menjadi Rp38,208 miliar. Naik dari perolehan perseroan dari angka Rp28,161 miliar pada periode enam bulan tahun lalu.

Sementara itu, jumlah pinjaman bank perseroan mengalami penurunan menjadi Rp143,008 miliar pada akhir Juni lalu jika dibandingkan dengan jumlah utang bank pada akhir Juni tahun lalu yang masih sebesar Rp168,609 miliar.

Meski begitu, NIPS mengalami kenaikan jumlah liabilitasnya di periode enam bulan pertama tahun ini. Dari sebesar Rp935,37 miliar di akhir tahun lalu, naik tipis menjadi Rp947,13 miliar.

Adapun jumlah ekuitas perseroan hingga semester I-2017 lalu sebesar Rp880,53 miliar yang juga mengalami penurunan secara year to date dari angka Rp842,58 miliar. Sehingga jika dihitung maka jumlah liabilitas dan ekuitas perseroan hingga setengah tahun ini adalah sebesar Rp1,82 triliun.

Jumlah aset perseroan juga turut mengalami kenaikan tipis dari sebesar Rp1,77 triliun di akhir tahun 2016 menjadi Rp1,82 triliun selama enam bulan ke depannya. Jumlah ini terdiri dari aset lancar senilai Rp890,83 miliar dan aset tidak lancar senilai Rp936,83 miliar.