INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sebagai langkah untuk memulai gerakan kesadaran digitalisasi dunia konstruksi di Indonesia, PT PP Tbk (PTPP) menggelar PP Digital Construction Day International Conference 2017 dengan tema "Build Before Construct".
"Kami memandang perlu diadakannya suatu transformasi menuju era konstruksi digital sebagaimana yang telah diterapkan oleh beberapa negara maju, salah satunya adalah menerapkan konsep Building information Modeling (BIM)," kata Direktur Utama PTPP, Tumiyana di Jakarta, Rabu (4/10/2017).
Ia mengatakan, saat ini dunia bisnis mengalami era disrupsi dimana perusahaan-perusahaan startup dapat menumbangkan perusahaan yang telah lama berdiri.
Era disrupsi didorong adanya perkembangan dunia digital, sektor kontruksi adalah salah satu sektor yang pasti akan terkena dampak dari transformasi digital. Namun, adopsi digital pada sektor kontruksi jauh lebih lambat dibandingkan dengan sektor lainnya.
"Efisiensi biaya dan produktivitas, peningkatan mutu dan akurasi waktu selalu menjadi tantangan dari tahun demi tahun di bidang kontruksi," ungkapnya.
Tumiyana menambahkan, sebagai salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di indonesia PTPP selalu melakukan kajian serta riset untuk mengatasi masalah-masalah di atas.
Adapun BIM adalah seperangkat teknologi, proses, kebijakan yang seluruh prosesnya berjalan secara kolaborasi dan terintegrasi dalam sebuah model digital.
Secara gamblang, diterjemahkan sebagai gambar tiga dimensi dimana semua unsur dalam gambar bisa memiliki data terkait kuantitas, harga dan schedule-nya (BIM 5D). Selain itu, memungkinkan pelaku yang terlibat dalam suatu proyek bekerja secara kolaborasi.
"Dengan penerapan BIM ini akan membuat efisiensi yang sangat signifikan dari sisi biaya dan waktu pelaksanaan proyek, karena data desain (pra-konstruksi) menjadi sangat detail dan akurat," tegas Tumiyana.