INDUSTRY.co.id - Bekasi-Apartemen bersubsidi di Vida Bekasi, Jawa Barat, akan dibangun dengan arsitektur urban untuk hunian kolektif yang betul-betul memperhatikan faktor manusia yang hidup di dalamnya.

Advertisement

Teras Alun-Alun, Vida Bekasi nama apartemen tersebut, diarsiteki oleh   SHAU, firma arsitek yang didirikan oleh duo arsitek asal Indonesia dan Jerman, Daliana Suryawinata dan Florian Heinzelmann. 

Arsitek Daliana Suryawinata, principal SHAU mengatakan Teras Alun-alun dirancang dengan memikirkan semua aspek yang terkait dengan kebutuhan hidup penghuni apartemen. 

Advertisement

“Hunian terjangkau yang memiliki desain yang baik memang masih sangat sedikit di Indonesia. Padahal aspek – aspek desain seperti penghawaan dan  pencahayaan alami yang optimal sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup penghuninya, dan desain yang menarik secara psikologis dapat membuat penghuni lebih bahagia dan ingin selalu pulang ke rumah.” ujar dia di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/9/2017).

Sementara itu, Ardzuna Sinaga, dari Urban+ yang menangani master plan kawasan Bumipala,  mengatakan bahwa kunci dari berhasilnya master plan dan desain arsitektur kawasan hunian justru ditentukan oleh komunitas penghuni. “Arsitek dan perencana bisa merancang, pihak pengembang dapat membangun, namun pihak komunitas lah yang berperan sebagai aktor utama dalam menghidupkan kawasan yang sudah dirancang terintegrasi dengan berbagai fasilitas publik,” jelas Ardzuna.

Advertisement

Teras Alun-alun merupakan apartemen bersubsidi yang akan dibangun di atas lahan 130 hektar di Narogong, Bekasi.

 

Advertisement