INDUSTRY.co.id - Medan- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan Geopark Kaldera Toba perlu segera merealisasikan lima rekomendasi Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, agar dicatatkan dalam UNESCO Global Geopark.

Advertisement

Sekretaris Komisi B DPRD Sumut Satrya Yudha Wibowo di Medan, Jumat (29/9/2017)  mengatakan rekomendasi UNESCO tidak boleh diabaikan agar Geopark Kaldera Toba dimasukkan dalam situs dunia.

Sebanyak lima rekomendasi itu berupa adanya rencana edukasi yang dilaksanakan secara terpadu di setiap geoarea yang meliputi Porsea, Haranggaol, Sibanding, dan Samosir.

Advertisement

Langkah itu diperlukan untuk mempersatukan empat geoarea dengan tema "Geopark Supervolcano" dan memberikan informasi terkait edukasi dan displai pada pusat informasi pengunjung.

Selain itu, melaksanakan panel edukasi pada masing-masing geosite sehingga dapat dipahami oleh level pendidikan yang sesuai bagi penduduk lokal.

Advertisement

Bagian dari proses edukasi itu bertujuan membangun hubungan proses geologi dengan kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar Danau Toba.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumut juga perlu menetapkan situs-situs budaya dan informasi edukasi tentang keanekaragaman (biodiversity) dan hubungannya dengan geologi dan morfologi.

Advertisement

Langkah selanjutnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumut perlu membuat strategi pemasaran dan promosi mengenai Geopark Kaldera Toba.

Politikus PKS itu mencontohkan pembuatan website, tanda gerbang masuk, peta sederhana, dan "visibility" tentang identitas Geopark Kaldera Toba. (Ant)