INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) optimistis raih total kontrak sepanjang 2016 sebesar Rp 82,3 triliun meningkat jika dibandingkan target awal kontrak sebesar Rp 81,5 triliun di tahun ini.
Corporate Secretary Wijaya Karya Suradi mengatakan, jumlah kontrak tersebut terdiri dari kontrak baru sebesar Rp 52,8 triliun dan carry over 2015 sebesar Rp 28,67 triliun
"Peningkatan nilai kontrak yang dihadapi perseroan pada 2016 didasari peningkatan total kontrak baru per Desember menjadi Rp 53,6 triliun." ujarnya.
Jumlah itu mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan realisasi perolehan kontrak baru pada periode yang sama di 2015 sebesar Rp 25,22 triliun.
”Raihan ini tentu saja semakin menjaga keyakinan perseroan untuk meraih laba bersih sebesar Rp 940 miliar di 2016," tutur Suradi.
Adapun beberapa proyek yang telah diperoleh hingga pekan kedua Desember di antaranya adalah konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung, LRT DKI Jakarta, Jalan tol Gempol-Porong, Jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) II, dan Bendungan Cipanas I.
Selain itu, ada juga pembangunan hotel, perkantoran dan convention hall grup Puncak Surabaya, jalan tol Balikpapan-Samarinda, Automatic People Mover System Bandara Soekarno Hatta, Renovasi Velodrome, dan Bendungan Kuwil Manado.
Kemudian, ada proyek Review Design Oecusse, Rusun Atlet Kemayoran, Flyover Semanggi, Flyover Kramasan, jaringan gas Prabumulih, dan proyek strategis Kementerian ESDM.
Proyek terdiri dari SPBG Bekasi, fasilitas penerangan jalan umum, tank bahan bakar nabati, pembangunan pembangkit listrik minihidro di Papua, dan Transmart Mataram.
Ada juga Transmart Tegal, Sudirman Hill, Produksi Box Girder Jalan Layang Kereta Api Medan-Kualanmu, Elevated Road Maros-Bone, dan Tol Bawen-Solo Seksi 2.(iaf)