INDUSTRY.co.id, Jakarta-Industry Award 2026, ajang apresiasi dunia industri, kembali digelar untuk kedua kalinya oleh media INDUSTRYcoid di President Lounge Menara Batavia, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Mengusung tema "Driving Sustainable Growth Through Excellence in Governance and Digital Transformation", ajang ini menjadi penanda ketangguhan industri nasional di tengah ketidakpastian global.

Nandi Nanti, CEO INDUSTRYcoid sekaligus Ketua Dewan Juri, mengatakan bahwa penilaian tahun ini bertumpu pada tiga lapis pendekatan yakni desk research, media monitoring, dan expert judgement.

Dari 200 perusahaan yang ditelaah, seleksi mengerucut menjadi 60 perusahaan hingga akhirnya menetapkan tiga kategori utama yakni Special Recognition, Tokoh Industri 2026, dan 25 perusahaan industri terbaik berdasarkan kriteria performa bisnis, ESG, GCG, serta transformasi teknologi.

Acara tersebut menghadirkan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, S.T., M.T.M., sebagai keynote speaker yang mewakili Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.

Dalam ajang tersebut, PT Munja Utama Indonesia (Munja), produsen karoseri kendaraan khusus pemadam kebakaran terkemuka di Indonesia, dinobatkan sebagai _"The Advanced Innovation Technology & Global Manufacturing Excellence"_.

Apresiasi bergengsi ini merupakan pengakuan atas kepemimpinan Munja dalam industri manufaktur kendaraan khusus dan langkah agresifnya dalam ekspansi pasar global. Dewan juri menilai strategi Munja berhasil menetapkan standar baru melalui inovasi teknologi tinggi, sekaligus kesiapannya melipatgandakan pangsa pasar nasional dari 35 persen menjadi 70 persen dalam lima tahun ke depan.

Dewan Juri Industry Award 2026 menetapkan PT Munja Utama Indonesia sebagai pemenang tunggal berdasarkan empat pilar keunggulan utama.

_Pertama, Inovasi Produk Berstandar Internasional. Sebagai tulang punggung manufaktur kendaraan penyelamat nasional, Munja memproduksi berbagai varian kendaraan khusus berspesifikasi tinggi, mulai dari fire truck, fire ladder, airport crash tender, rescue truck, hingga water cannon. Seluruh armada ini didukung sistem pompa pemadam yang telah memenuhi kualifikasi ketat National Fire Protection Association (NFPA).

Kedua, Penguatan Sertifikasi Global dan Fasilitas Uji. Kepatuhan terhadap standar global menjadi prioritas utama perusahaan. Munja telah mengantongi portofolio sertifikasi internasional yang komprehensif, meliputi ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, IATF 16949:2016, ISO 14001:2015, serta keanggotaan resmi NFPA 1901. Komitmen ini diperkuat dengan investasi berkelanjutan pada fasilitas uji mutu internal.

Ketiga, Peningkatan Kompetensi SDM dan Efisiensi Operasional._ Munja secara konsisten meningkatkan kapabilitas dan kompetensi sumber daya manusia untuk menjaga presisi manufaktur berkelas dunia. Upaya ini dibarengi dengan optimalisasi dan efisiensi proses produksi guna meningkatkan daya saing harga dan kualitas produk di pasar domestik maupun regional.

Keempat, Ekspansi Pasar Domestik dan Penetrasi Ekspor._ Perusahaan menunjukkan agresivitas tinggi dalam memperluas jangkauan pasar. Selain memperkuat dominasi di dalam negeri, Munja saat ini tengah menjajaki kerja sama strategis dengan sejumlah negara potensial, salah satunya India, dengan target memulai pengiriman ekspor perdana ke mancanegara pada tahun depan.

Dewan Juri Industry Award 2026 menyampaikan: PT Munja Utama Indonesia (Munja) telah secara sah meraih gelar atas inovasi teknologi canggih dan keunggulan manufaktur global. Melalui tonggak ambisius untuk menguasai 70 persen pangsa pasar nasional dan kepatuhan ketat terhadap kualifikasi NFPA global, perusahaan telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam meningkatkan standar manufaktur industri. Kinerja yang kuat ini berfungsi sebagai katalis ekonomi yang kuat, secara efektif memposisikan Munja sebagai model global untuk pengembangan kendaraan khusus yang aman, inovatif, dan berkelanjutan.