INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Kepedulian Nathalie Holscher terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menjadi sorotan publik.
Tak sekadar menyampaikan keprihatinan, Nathalie memilih menyumbangkan seluruh penghasilannya dari penampilan sebagai disc jockey (DJ) di Pontianak untuk membantu warga yang terdampak bencana.
Komitmen tersebut kini berlanjut ke tahap penyaluran. Lembaga filantropi Rumah Zakat mengonfirmasi bahwa Nathalie telah mempercayakan donasinya kepada mereka untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kabar ini diumumkan melalui unggahan kolaborasi akun Instagram @rumahzakat dan @nathalieholscher. Dalam unggahan tersebut, Rumah Zakat menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Nathalie untuk turut membantu penanganan dampak karhutla.
Aksi sosial Nathalie Holscher bermula saat dirinya berada di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Kamis malam, 22 Oktober 2026. Ia dijadwalkan tampil sebagai DJ di sebuah tempat hiburan malam ketika kondisi udara di kota tersebut ikut terdampak kabut asap akibat karhutla.
Melihat situasi tersebut, Nathalie menyampaikan keprihatinannya melalui media sosial. Ia kemudian mengumumkan keputusan untuk menyumbangkan seluruh pendapatan dari penampilannya malam itu demi membantu penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan.
“Semua income aku perform di Pontianak hari ini akan aku sumbangkan untuk karhutla di Kalimantan dan sekitarnya,” tulis Nathalie melalui unggahan Instagram.
Ia juga menyampaikan harapan agar masyarakat yang terdampak dapat segera pulih. “Semoga cepat sembuh,” tulisnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman melihat langsung situasi di daerah terdampak mendorong Nathalie mengambil langkah nyata. Alih-alih hanya mengungkapkan simpati, ia memilih mengalokasikan penghasilannya untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
Setelah pengumuman Nathalie menjadi perhatian warganet, Rumah Zakat akhirnya memberikan konfirmasi mengenai penyaluran donasi tersebut. Dalam unggahan kolaborasinya, Rumah Zakat menyampaikan apresiasi kepada Nathalie karena telah mempercayakan lembaga tersebut untuk menyalurkan bantuan kepada korban karhutla.
“Terima kasih, Kak Nathalie Holscher, telah mempercayakan Rumah Zakat untuk menyalurkan kebaikan bagi saudara-saudara kita yang terdampak karhutla,” tulis Rumah Zakat.
Lembaga tersebut menjelaskan bahwa kepedulian Nathalie muncul setelah ia melihat secara langsung kondisi karhutla saat berada di Pontianak.
Menurut Rumah Zakat, donasi itu diharapkan dapat membantu memperkuat masyarakat yang terdampak sekaligus mendukung para relawan yang bertugas di lapangan.
Meski telah mengonfirmasi penyaluran bantuan, Rumah Zakat dan Nathalie belum mengungkapkan nominal donasi yang diberikan.
Donasi Nathalie Holscher hadir ketika dampak kebakaran hutan dan lahan masih menjadi persoalan serius, khususnya bagi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang tercantum dalam informasi sumber, hingga 22 Oktober 2026 tercatat sebanyak 333.470 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang dikaitkan dengan karhutla. Rata-rata kasus baru dilaporkan mencapai 4.522 per hari.
Dari total tersebut, sebanyak 75.172 kasus terjadi pada balita, kelompok usia yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Pemerintah juga disebut telah membuka 477 Rumah Oksigen di tujuh provinsi, termasuk 35 titik di Kalimantan Barat.
Situasi ini menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kondisi seperti ini, dukungan dari berbagai pihak, termasuk individu dan lembaga sosial, diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta mendukung upaya penanganan di lapangan.