INDUSTRY.co.id - Kendal – PT Landstar Garment Indonesia meresmikan pabrik barunya di Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah, pada Kamis (22/10). Perusahaan asal China yang bergerak di industri pakaian jadi berbahan tekstil ini memilih Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal sebagai lokasi pabrik pertamanya di Indonesia. Melalui fasilitas ini, perusahaan akan menjalankan kegiatan produksi garmen untuk memenuhi kebutuhan marketnya.
PT Landstar Garment Indonesia merencanakan total investasi sebesar Rp 203 miliar yang akan teralisasi penuh pada 2028. Dari jumlah tersebut, investasi sebesar Rp 103 miliar telah terealisasi sejak tahun lalu. Adapun di tahun ini, di awal operasionalnya, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 500,000 potong pakaian, kemudian akan meningkat menjadi 1 juta potong per tahun mulai 2027. Seiring dengan pengembangan operasional tersebut, perusahaan juga diproyeksikan menyerap sekitar 800 tenaga kerja lokal secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.
Pabrik ini memproduksi berbagai jenis pakaian jadi, mulai dari atasan seperti kemeja dan blus, bawahan seperti celana dan rok, hingga jaket, blazer, dan berbagai jenis pakaian luar lainnya. Hasil produksi Landstar akan ditujukan untuk pasar ekspor, dengan sekitar 95% produksi dialokasikan ke market Jepang dan sisanya ke market China. Komposisi ini menunjukkan besarnya pasar internasional yang dituju dalam kegiatan produksi PT Landstar Garment Indonesia.
Komisaris PT Landstar Garment Indonesia, Zou Hao menyampaikan bahwa pembukaan pabrik di Kendal merupakan langkah penting dalam pengembangan bisnis perusahaan di Indonesia. “Kami berharap fasilitas produksi di Kendal dapat mendukung pengembangan usaha kami secara bertahap dan menghasilkan produk garmen berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional. Kami juga berharap kehadiran perusahaan ini dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah,” ujarnya.
Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum yang hadir dalam acara peresmian hari ini turut menyampaikan apresiasi atas keputusan PT Landstar Garment Indonesia untuk berinvestasi di Kendal. Menurutnya, kehadiran perusahaan ini semakin memperkuat peran Kendal sebagai salah satu pusat manufaktur yang berorientasi ekspor.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Landstar Garment Indonesia yang telah mempercayakan Kendal sebagai tujuan investasinya sekaligus lokasi pabrik pertamanya di Indonesia. Kami berharap perkembangan perusahaan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal, membuka peluang bagi UMKM di sekitar kawasan, serta berkontribusi terhadap peningkatan ekspor produk manufaktur Indonesia,” ungkapnya.
Sebagai pengelola kawasan, PT Kawasan Industri Kendal berkomitmen menyediakan infrastruktur dan layanan pendukung untuk menunjang operasional serta pengembangan para pelaku usaha di dalam Kawasan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu PT Landstar Garment Indonesia dalam menjalankan kegiatan produksi secara optimal seiring dengan peningkatan kapasitas yang direncanakan.
Dengan berorientasi ekspor dan rencana pengembangan produksi tersebut, kehadiran perusahaan ini diharapkan tidak hanya mendukung pertumbuhan industri garmen di Kendal, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal di sekitar kawasan.