INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Bvarta meluncurkan LOKASI AI, teknologi analitik intelijen lokasi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mempercepat pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Bvarta Tech Summit 2026 yang digelar di AYANA Midplaza Jakarta, Kamis (17/9/2026). Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, acara ini mengusung tema “Driving Resilience and Strategic Decisions Through Spatial Data and AI”.
Kehadiran LOKASI AI menjadi respons Bvarta terhadap tantangan ketidakpastian ekonomi global yang menuntut perusahaan mengambil keputusan secara cepat, akurat, dan berbasis data.
Berbeda dari metode analisis geospasial konvensional, LOKASI AI memungkinkan pengguna memperoleh informasi hanya dengan mengajukan pertanyaan bisnis. Teknologi tersebut kemudian memahami maksud pertanyaan, menyiapkan sekaligus merekomendasikan data dan parameter yang relevan, serta menyajikan hasil analisis lengkap dengan penjelasannya secara otomatis.
Kemampuan itu memungkinkan jajaran direksi hingga tim operasional mendapatkan pemahaman mengenai suatu wilayah tanpa harus melewati proses pengolahan data yang rumit.
LOKASI AI diperkenalkan secara langsung oleh Deputy CEO Bvarta Jessica Sukarsa dan Chief Technology Officer Bvarta Azby Luthfan. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu perusahaan menentukan lokasi usaha, membaca karakteristik pasar, mengidentifikasi potensi konsumen, dan menyusun strategi ekspansi yang lebih tepat sasaran.
Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis
Dalam sesi pembuka, sejumlah tokoh membahas pentingnya kerangka kerja berbasis data bagi perusahaan dalam menghadapi perubahan ekonomi.
Mereka adalah Founder dan CEO Bvarta Martyn Terpilowski, pengusaha sekaligus mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno, CEO Mandiri Capital Indonesia Ronald S., serta Direktur Kementerian Investasi/BKPM Cahyo Purnomo.
Para pembicara menilai keputusan berbasis data menjadi salah satu kunci bagi perusahaan untuk menavigasi pergeseran makroekonomi sekaligus memperkuat ketahanan bisnis nasional.
Melalui pemanfaatan data spasial dan kecerdasan buatan, pelaku usaha dapat memahami perubahan perilaku konsumen, potensi sebuah kawasan, peta persaingan, hingga pola mobilitas masyarakat. Informasi tersebut dapat menjadi dasar dalam menentukan strategi investasi maupun ekspansi bisnis.
Selain LOKASI AI, Bvarta turut memperkenalkan LOKASI Targetin V2. Platform berbasis web dan perangkat mobile ini berfungsi sebagai ekosistem otomatisasi tenaga penjualan.
Melalui platform tersebut, perusahaan dapat menyusun rencana kerja, menugaskan tim lapangan, serta memantau berbagai aktivitas penjualan dalam satu sistem terintegrasi. Aktivitas itu mencakup survei pasar, audit outlet, hingga pengukuran produktivitas tim penjualan.
Bvarta juga menghadirkan fitur Asset Monitoring dalam LOKASI Intelligence. Fitur ini memungkinkan perusahaan memantau aset dan jaringan bisnis secara menyeluruh.