industry.co.id - ExcelScale resmi meluncurkan platform infrastruktur AI bersepadu di Malaysia yang memungkinkan organisasi mengakses lebih dari 100 model AI terkemuka melalui satu API yang kompatibel dengan OpenAI. Platform ini hadir untuk mengatasi tantangan yang semakin umum dihadapi perusahaan Malaysia saat memperluas penggunaan AI dari proyek perintis ke implementasi skala besar.
Tantangan utama saat ini bukan lagi soal mengakses model AI, melainkan mengintegrasikan dan mengelolanya secara aman dan tertib. Akun penyedia, API, sistem penagihan, dan kebutuhan tata kelola yang berbeda-beda menambah kerumitan ketika bisnis berusaha memperluas penggunaan teknologi tersebut.
Satu API untuk 100+ Model AI
Melalui API yang diseragamkan, organisasi bisa mengakses model yang mendukung pembuatan teks, pengenalan visual, sintesis suara, pembuatan video, dan analisis data tanpa perlu membangun ulang integrasi untuk setiap penyedia. Ini memungkinkan tim teknis memilih model berdasarkan kebutuhan setiap beban kerja sambil mempertahankan proses pengembangan dan pelaksanaan yang konsisten.
Fitur berkelas perusahaan seperti kontrol akses, manajemen kunci API, izin penggunaan model yang dapat dikonfigurasi, opsi pelaksanaan melalui Virtual Private Cloud (VPC), dan pemantauan penggunaan membantu bisnis mengelola layanan AI secara lebih konsisten. Papan dasar terpusat juga memberikan gambaran menyeluruh terhadap permintaan API, penggunaan token, dan biaya.
Menjawab Tantangan AI Perusahaan
Ketika organisasi di Malaysia mulai menggunakan AI secara lebih luas dalam pengembangan perangkat lunak, penelitian, pembuatan konten, analisis data, dan alur kerja internal, banyak dari mereka perlu mengelola beberapa penyedia AI secara bersamaan. Meskipun pendekatan ini menawarkan pilihan yang lebih luas, ia juga menimbulkan tantangan baru dari segi keserasian antar sistem, tata kelola, dan pemantauan operasi.
"AI perusahaan kini sudah berkembang ke tahap di mana akses bukan lagi halangan utama. Tantangan sesungguhnya adalah menggabungkan berbagai kemampuan AI melalui satu pendekatan yang praktis, aman, dan mudah dikelola oleh bisnis," kata Todd Abraham, General Manager ExcelScale.
"Fase selanjutnya dalam perkembangan AI perusahaan tidak akan ditentukan oleh jumlah model yang bisa diakses organisasi, tetapi sejauh mana mereka mampu mengintegrasikan dan mengelolanya dengan efektif. Bisnis ingin fleksibilitas untuk memilih model yang paling sesuai untuk setiap tugas tanpa perlu menyediakan lingkungan teknis yang terpisah setiap kali."
Mengurangkan Kerumitan Infrastruktur
Bagi bisnis, platform ini mengurangkan kebutuhan untuk mengelola berbagai sistem terpisah ketika inisiatif AI diperluas. Ini memungkinkan waktu dan sumber daya yang sebelumnya dialokasikan untuk pemeliharaan infrastruktur disalurkan ke pengembangan aplikasi yang meningkatkan produktivitas, mendorong inovasi, dan memperbaiki operasi.
"Ketika AI semakin menjadi bagian dari operasi harian bisnis, organisasi membutuhkan infrastruktur yang mampu berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Visi kami adalah membantu bisnis menerapkan AI dengan lebih jelas dan terkendali," ujar Todd.
Dengan menyediakan cara yang lebih mudah bagi organisasi untuk mengakses dan mengelola berbagai model AI, ExcelScale berharap dapat membantu lebih banyak bisnis memanfaatkan kemampuan AI untuk menghasilkan solusi yang praktis dan berkelanjutan.