- Robinhood Chain adalah blockchain Layer 2 kompatibel Ethereum yang diluncurkan pada 1 Juli 2026, berfokus pada aset dunia nyata (RWA) dan DeFi.
- Biaya gas di Robinhood Chain menggunakan ETH dan saat ini disubsidi hingga September 2026, menjadikannya hampir nol.
- Dompet yang mendukung Robinhood Chain termasuk Robinhood Wallet, MetaMask, Phantom, Backpack Wallet, dan KuCoin Web3 Wallet.
Robinhood Chain adalah blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan Ethereum, dirancang untuk mendukung infrastruktur keuangan onchain generasi baru. Jaringan ini diluncurkan pada mainnet publiknya pada 1 Juli 2026, dengan tujuan menyatukan pasar tradisional, kripto, dan aset dunia nyata (RWA) dalam satu jaringan yang cepat dan efisien.
Mengenal Lebih Dekat Robinhood Chain
Robinhood Chain adalah solusi Layer 2 yang dibangun di atas Arbitrum Dedicated Blockchains, menggabungkan keamanan Ethereum dengan throughput tinggi dan biaya transaksi rendah. Jaringan ini dirancang untuk memproses transaksi di Layer 2 sebelum menyelesaikannya di mainnet Ethereum, mengurangi biaya sekaligus menjaga keamanan.
Visi utama Robinhood Chain adalah menyediakan perdagangan aset ekuitas AS yang ter-tokenisasi 24/7, memungkinkan aset dunia nyata dan saham untuk berinteraksi di dalam blockchain bagi pengguna Robinhood secara global. Namun, aktivitas awal di jaringan ini didominasi oleh perdagangan memecoin dan eksperimen DeFi.
- Teknologi Arbitrum: Robinhood Chain dibangun di atas Arbitrum Nitro, memanfaatkan keamanannya dan skalabilitas Layer 2.
- Kompatibilitas EVM: Jaringan ini sepenuhnya kompatibel dengan EVM, artinya kontrak Solidity atau Vyper dapat digunakan tanpa modifikasi.
- Transaksi Cepat: Dengan waktu blok rata-rata sekitar 100 milidetik, Robinhood Chain menawarkan salah satu lingkungan penyelesaian tercepat di lanskap Layer 2.
- Aset Dunia Nyata (RWA): Fokus utama adalah tokenisasi aset dunia nyata, termasuk saham dan ETF, untuk memungkinkan akses pasar global yang lebih mudah.
- Ekosistem DeFi: Jaringan ini mendukung aplikasi DeFi seperti Uniswap, Morpho, dan Rialto, dengan integrasi dari penyedia infrastruktur seperti Chainlink dan BitGo.
Baca Juga: Obligasi Perusahaan: Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risiko Investasi yang Perlu Diketahui
Cara Menggunakan dan Biaya Gas di Robinhood Chain
Untuk mulai menggunakan Robinhood Chain, kalian perlu menghubungkan dompet kripto yang kompatibel. Robinhood Wallet adalah dompet non-kustodian yang dirancang khusus untuk mengelola aset digital di berbagai blockchain, termasuk Robinhood Chain.
Biaya gas di Robinhood Chain menggunakan ETH sebagai token gas asli, sama seperti di Ethereum. Biaya transaksi memiliki dua komponen: biaya eksekusi L2 dan biaya data L1. Yang menarik, Robinhood saat ini menanggung semua biaya jaringan untuk pengguna hingga 90 hari pertama setelah peluncuran mainnet, yaitu hingga akhir September 2026. Ini membuat biaya transaksi hampir nol untuk sementara waktu.
Berikut cara kalian bisa mulai bertransaksi di Robinhood Chain:
- Unduh Dompet yang Mendukung: Kalian bisa mengunduh Robinhood Wallet dari App Store atau Google Play, atau menggunakan dompet EVM-kompatibel lainnya seperti MetaMask atau Backpack Wallet.
- Buat atau Impor Dompet: Setelah mengunduh, kalian bisa membuat dompet baru atau mengimpor dompet yang sudah ada menggunakan secret recovery phrase. Pastikan untuk mencadangkan dompet kalian dengan aman.
- Danai Dompet Kalian: Kalian bisa mendanai dompet dengan membeli kripto melalui Robinhood Connect, Sardine, Apple Pay, atau Google Pay, atau mentransfer kripto yang didukung dari akun Robinhood Crypto kalian atau dompet lain.
- Hubungkan ke Robinhood Chain: Robinhood Wallet secara otomatis mendukung Robinhood Chain. Untuk dompet EVM-kompatibel lainnya, kalian mungkin perlu menambahkan jaringan secara manual dengan detail seperti Chain ID: 4663 dan Currency symbol: ETH.
- Mulai Bertransaksi: Kalian dapat melakukan swap puluhan ribu mata uang kripto seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), USDC, dan lainnya. Kalian juga bisa menerima dan menyimpan NFT.
Dompet Kripto yang Mendukung Robinhood Chain
Salah satu kunci untuk berinteraksi dengan Robinhood Chain adalah memiliki dompet kripto yang mendukung jaringannya. Robinhood Wallet adalah pilihan utama karena dikembangkan oleh Robinhood sendiri dan menawarkan pengalaman yang mulus. Dompet ini non-kustodian, artinya kalian memiliki kendali penuh atas kunci pribadi dan aset digital kalian.
Selain Robinhood Wallet, ada beberapa dompet Web3 populer lainnya yang telah mengintegrasikan dukungan untuk Robinhood Chain. Ini memberikan kalian fleksibilitas lebih dalam mengelola aset kalian di jaringan ini. Kompatibilitas dengan dompet EVM (Ethereum Virtual Machine) sangat penting karena Robinhood Chain dibangun di atas teknologi Arbitrum, sebuah Layer 2 Ethereum.
Baca Juga: Reksadana Offshore: Cara Investasi Luar Negeri dengan Return 25% Lebih Tinggi dari Reksadana Biasa
Berikut adalah daftar dompet kripto yang mendukung Robinhood Chain:
- Robinhood Wallet: Dompet resmi Robinhood yang memungkinkan kalian mengelola, menukar, dan menyimpan puluhan ribu kripto serta NFT. Dompet ini menawarkan keamanan biometrik dan enkripsi canggih.
- MetaMask: Sebagai salah satu dompet EVM paling populer, MetaMask kompatibel dengan Robinhood Chain. Kalian bisa menambahkannya secara manual dengan detail jaringan yang disediakan Robinhood.
- Phantom: Dompet ini juga mendukung Robinhood Chain dan dapat dihubungkan sebagai dompet EVM.
- Backpack Wallet: Mulai 12 Juli 2026, Backpack Wallet mendukung Robinhood Chain, memungkinkan pengguna untuk mengirim, menerima, menukar, dan menyimpan aset secara mandiri.
- KuCoin Web3 Wallet: KuCoin Web3 Wallet telah mengumumkan dukungan untuk Robinhood Chain sejak 14 Juli 2026, memperluas akses pengguna ke keuangan onchain dan ekosistem aset dunia nyata yang ter-tokenisasi.
- Trust Wallet: Trust Wallet juga telah mengintegrasikan dukungan untuk Robinhood Chain, memungkinkan kalian mengelola token di jaringan ini secara mandiri.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Robinhood belum mengumumkan token untuk jaringannya sendiri. Dokumentasi resmi mereka mencantumkan ETH sebagai token gas untuk transaksi.
Biaya transaksi menggunakan ETH sebagai token gas. Robinhood menanggung semua biaya jaringan hingga 90 hari pertama setelah peluncuran mainnet (hingga September 2026), menjadikan biaya hampir nol.
Robinhood Wallet adalah dompet non-kustodian, artinya kalian memegang kunci pribadi kalian sendiri. Dompet ini menawarkan keamanan biometrik, enkripsi canggih, dan frasa pemulihan rahasia.
RWA adalah aset berbasis blockchain yang dirancang untuk melacak harga saham yang diperdagangkan secara publik dan produk ETF, memungkinkan eksposur ke pasar tradisional secara onchain.
- Robinhood Chain: Blockchain Layer 2 yang berfokus pada integrasi pasar tradisional dengan kripto melalui tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dan DeFi.
- Biaya Gas & Subsidi: Transaksi di Robinhood Chain menggunakan ETH sebagai gas, dengan subsidi penuh hingga September 2026 yang membuat biaya hampir nol bagi pengguna.
- Dukungan Dompet Luas: Selain Robinhood Wallet, dompet EVM-kompatibel seperti MetaMask, Backpack Wallet, KuCoin Web3 Wallet, dan Trust Wallet juga mendukung Robinhood Chain, memberikan fleksibilitas bagi pengguna.