INDUSTRY.co.id - Jakarta – Keamanan kini menjadi pertimbangan paling penting bagi masyarakat Indonesia dalam memilih layanan bank digital. Di tengah pesatnya pertumbuhan transaksi keuangan digital, konsumen tidak lagi hanya mengejar kemudahan maupun berbagai promo, tetapi juga menempatkan rasa aman dan kepercayaan sebagai prioritas utama.
Temuan tersebut terungkap dalam Survei Ipsos Indonesia 2026 mengenai perkembangan perilaku konsumen terhadap bank digital. Sebanyak 65% responden menyebut sistem keamanan dan perlindungan data pribadi sebagai alasan utama memilih bank digital. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan faktor promo, diskon, dan cashback yang dipilih oleh 54% responden.
Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, mengatakan perubahan ini menunjukkan semakin matangnya perilaku masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan digital.
“Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data. Kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan mereka dalam memilih bank digital,” ujarnya.
Pada survei kali ini Ipsos menemukan bahwa kepercayaan terhadap produk simpanan menjadi salah satu indikator utama dalam membangun persepsi keamanan. Pada kategori tabungan dan deposito yang dinilai aman serta terpercaya, SeaBank menempati posisi tertinggi sebesar 69%. Posisi berikutnya ditempati oleh Bank Jago (56%), SuperBank (53%), NeoBank (47 %), dan AlloBank (45%).
Hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya memperhatikan status bank yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tetapi juga menilai sejauh mana produk simpanan mampu memberikan rasa tenang saat menyimpan dana.
Selain keamanan produk, pengalaman menggunakan aplikasi juga memengaruhi tingkat kepercayaan nasabah. Aplikasi yang stabil dan minim gangguan dinilai mampu memberikan rasa aman saat bertransaksi.
Dalam aspek tersebut, SeaBank kembali mencatat skor tertinggi dengan 66% responden menilai aplikasinya stabil dan minim error atau gangguan. Di ikuti oleh Bank Jago (51%), SuperBank (47%), NeoBank (43%), dan AlloBank (26%).
Kemudahan mengakses dan mengelola dana juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Kemudahan proses pencairan deposito serta pilihan tenor yang beragam dinilai memberikan fleksibilitas sekaligus rasa aman dalam mengelola simpanan.
Pada indikator ini, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 71%, diikuti Bank Jago (57%), NeoBank (53%), SuperBank (51%), dan AlloBank (34%).
Secara keseluruhan, hasil survei menggambarkan bahwa persepsi keamanan bank digital kini dibentuk oleh kombinasi berbagai aspek, mulai dari perlindungan data, kepercayaan terhadap produk simpanan, stabilitas aplikasi, hingga kemudahan mengakses dana. Faktor-faktor tersebut dinilai semakin menentukan pilihan masyarakat di tengah persaingan industri bank digital yang kian kompetitif.
Survei Ipsos Indonesia dilakukan pada April 2026 melalui metode online menggunakan panel digital Ipsos. Studi ini melibatkan 300 responden yang terdiri dari pria dan wanita berusia 18–55 tahun, dari berbagai latar belakang ekonomi di Indonesia yang merupakan pengguna aktif bank digital, dengan frekuensi penggunaan minimal satu kali dalam satu bulan.