Highlights
    \n
  • Vozinha (Josimar Dias), 40 tahun, kiper Cape Verde yang viral setelah clean sheet lawan Spanyol (0-0) dan Arab Saudi (0-0) di Piala Dunia 2026.
  • \n
  • Mendapatkan 14 juta followers media sosial dalam sepekan — dari sebelumnya hanya 50 ribu — setelah penampilan heroik di laga debut Piala Dunia.
  • \n
  • Sempat tanpa klub selama 6 bulan sebelum Piala Dunia, akhirnya bergabung dengan Sporting Praia Cruz setelah turnamen.
  • \n
  • Cape Verde lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sebagai negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapai 16 besar.
  • \n
  • Kisah perjuangan Vozinha dari keliling 6 negara tanpa prestasi gemilang hingga menjadi pahlawan nasional Cape Verde.
  • \n
\n
Vozinha kiper Cape Verde di Piala Dunia 2026

Vozinha, kiper Timnas Cape Verde yang viral di Piala Dunia 2026. (Sumber: Wikimedia Commons)

\n

INDUSTRY.co.id, Mindelo, Cape Verde — Nama Vozinha mendadak menjadi trending topic global di Piala Dunia 2026. Kiper berusia 40 tahun ini membawa Cape Verde, negara kepulauan di Afrika Barat dengan populasi hanya 600 ribu jiwa, lolos ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

\n\n

Josimar Évora Dias, yang akrab disapa Vozinha, lahir pada 3 Juni 1986 di Mindelo, Cape Verde. Karier sepak bolanya dimulai di klub lokal Batuque FC sebelum merantau ke Portugal, Yunani, Azerbaijan, Georgia, Siprus, dan Finlandia. Namun selama 6 bulan terakhir sebelum Piala Dunia 2026, ia tercatat tidak memiliki klub — status yang membuat banyak orang meragukan kualitasnya.

\n\n\n\n

Perjalanan Karier yang Berliku

\n\n

Vozinha bukanlah pemain yang langsung bersinar. Ia menghabiskan sebagian besar kariernya di liga-liga kecil Eropa — dari divisi bawah Portugal hingga Yunani, Azerbaijan, Georgia, dan Finlandia. Selama bertahun-tahun, ia jarang menjadi sorotan media internasional.

\n\n

Pada Januari 2026, kontraknya dengan klub Finlandia, FC Honka, berakhir. Selama enam bulan ia berstatus pengangguran di usia 40 tahun — usia yang biasanya menjadi pensiun bagi pesepak bola profesional. Banyak yang mengira karier Vozinha sudah usai. Namun Timnas Cape Verde tetap memanggilnya untuk Piala Dunia 2026, keputusan yang kemudian dianggap sebagai salah satu langkah paling cemerlang dalam sejarah sepak bola Afrika.

\n\n

Menurut data Wikipedia dan ESPN, Vozinha telah membela Cape Verde sejak 2016, mengoleksi 12 caps sebelum Piala Dunia 2026. Statistiknya tidak mencolok, namun pelatih Cape Verde melihat sesuatu yang istimewa: mentalitas baja dan insting kiper yang tajam.

\n\n

Penampilan Heroik di Piala Dunia 2026

\n\n

Piala Dunia 2026 menjadi panggung terbesar Vozinha. Di pertandingan pertama Grup H melawan Spanyol — yang diperkuat pemain-pemain top dunia — Vozinha tampil luar biasa dengan melakukan 8 penyelamatan krusial. Skor akhir 0-0 membuat Cape Verde, yang merupakan debutan Piala Dunia, mendapatkan satu poin pertama mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia.

\n\n

Pertandingan kedua melawan Arab Saudi juga berakhir 0-0. Dua kali clean sheet beruntun di Piala Dunia melawan tim-tim yang secara peringkat FIFA jauh di atas Cape Verde menjadikan Vozinha trending topic di media sosial. Tagar #Vozinha menjadi nomor satu di Twitter/X selama lebih dari 8 jam setelah pertandingan melawan Spanyol.

\n\n

Di laga ketiga, Cape Verde menahan imbang Uruguay 2-2 — hasil yang cukup untuk mengirim mereka ke babak 16 besar sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Momen saat Vozinha melakukan penyelamatan ganda di menit ke-89 melawan Uruguay menjadi sorotan utama di CBS Sports dan BBC Sport.

\n\n

Fenomena Viral 14 Jumlah Pengikut

\n\n

Sebelum Piala Dunia 2026, Vozinha memiliki sekitar 50 ribu pengikut di Instagram. Dalam waktu kurang dari sepekan setelah penampilan clean sheet melawan Spanyol, jumlah pengikutnya melonjak hingga 14 juta. Akun media sosialnya dibanjiri komentar dari penggemar sepak bola di seluruh dunia.

\n\n

ESPN, BBC Sport, CBS Sports, USA Today, hingga GQ meliput kisah Vozinha. GQ bahkan menjulukinya "The People’s Goalkeeper" — kiper milik rakyat. Banyak warganet yang terharu dengan latar belakang Vozinha yang sempat tanpa klub di usia 40 tahun namun mampu tampil gemilang di panggung terbesar sepak bola.

\n\n

Pencarian Google untuk nama "Vozinha" meningkat 500.000% dalam sepekan, menurut data tren pencarian global. Cape Verde, yang mungkin sebelumnya tidak dikenal banyak orang, kini menjadi sorotan berkat aksi heroik kiper veteran ini.

\n\n

Dampak bagi Sepak Bola Cape Verde

\n\n

Keberhasilan Cape Verde lolos ke fase gugur Piala Dunia menjadikannya negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapai babak 16 besar — melampaui rekor Islandia (Piala Dunia 2018) yang memiliki populasi sekitar 350 ribu jiwa.

\n\n

Kisah Vozinha menginspirasi jutaan orang di Afrika dan negara berkembang lainnya. Ia membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang dan bahwa kerja keras bisa membawa hasil di panggung paling bergengsi. Setelah Piala Dunia, Vozinha akhirnya mendapatkan klub baru — Sporting Praia Cruz, klub asal negara tetangga — Sao Tome dan Principe.

\n\n

Di Cape Verde, pemerintah setempat telah mengumumkan rencana untuk mendirikan akademi sepak bola atas nama Vozinha. Wajahnya menghiasi mural besar di kampung halamannya, Mindelo.

\n\n
FAQ
\n\n
\n

Siapa itu Vozinha?

\n
\n

Vozinha adalah nama panggung dari Josimar Évora Dias, kiper Timnas Cape Verde yang lahir di Mindelo pada 3 Juni 1986. Namanya viral di Piala Dunia 2026 setelah tampil gemilang melawan Spanyol dan Arab Saudi.

\n
\n\n
\n

Berapa usia Vozinha di Piala Dunia 2026?

\n
\n

Vozinha berusia 40 tahun saat Piala Dunia 2026 berlangsung. Ia lahir pada 3 Juni 1986 dan merupakan salah satu pemain tertua di turnamen tersebut.

\n
\n\n
\n

Mengapa Vozinha viral di media sosial?

\n
\n

Vozinha viral setelah melakukan clean sheet melawan Spanyol di debut Piala Dunia Cape Verde, meskipun sebelumnya ia sempat tanpa klub selama 6 bulan. Pengikut media sosialnya melonjak dari 50 ribu menjadi 14 juta dalam sepekan.

\n
\n\n
\n

Klub apa yang dibela Vozinha saat ini?

\n
\n

Setelah Piala Dunia 2026, Vozinha bergabung dengan Sporting Praia Cruz, klub asal Sao Tome dan Principe. Sebelumnya ia sempat tanpa klub selama 6 bulan setelah kontraknya dengan FC Honka (Finlandia) berakhir.

\n
\n\n
\n

Bagaimana perjalanan karier Vozinha sebelumnya?

\n
\n

Vozinha memulai karier di Batuque FC (Cape Verde) sebelum merantau ke Portugal, Yunani, Azerbaijan, Georgia, Siprus, dan Finlandia. Ia membela Timnas Cape Verde sejak 2016 dan tampil di Piala Afrika sebelum akhirnya tampil di Piala Dunia 2026.

\n
\n\n
\n\n
Key Takeaways
    \n
  • Vozinha adalah kiper Cape Verde berusia 40 tahun yang menjadi fenomena global di Piala Dunia 2026.
  • \n
  • Dua clean sheet beruntun melawan Spanyol dan Arab Saudi membawa Cape Verde lolos ke fase gugur perdana.
  • \n
  • Pengikut media sosialnya melonjak dari 50 ribu menjadi 14 juta dalam sepekan.
  • \n
  • Sempat tanpa klub selama 6 bulan sebelum turnamen, kini bergabung dengan Sporting Praia Cruz.
  • \n
  • Cape Verde menjadi negara dengan populasi terkecil yang lolos ke 16 besar Piala Dunia.
  • \n
\n\n\n