INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) menggenjot pertumbuhan bisnis ritel mobil bekas melalui penguatan merek Caroline.id di tengah tren kenaikan penjualan yang terus berlanjut. Perseroan optimistis strategi branding yang dipadukan dengan ekspansi jaringan showroom akan menjaga momentum pertumbuhan pendapatan hingga akhir 2026.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menunjuk Denny Sumargo sebagai Brand Ambassador Caroline.id. Kehadiran figur publik yang dikenal luas tersebut diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan pasar digital, sekaligus mendorong konversi transaksi ke jaringan showroom Caroline.id.
Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, Jany Candra, mengatakan penguatan merek menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam membeli kendaraan bekas.
"Dengan slogan 'Yang Pasti-Pasti Aja', Perusahaan sedang menggiatkan kampanye untuk membangun sekaligus menguatkan rasa percaya dan rasa aman pelanggan dalam bertransaksi kendaraan bekas melalui ekosistem kami," ujar Jany.
Menurutnya, strategi tersebut diperkuat melalui program Warranty 7G+, yakni garansi selama satu tahun yang melindungi tujuh komponen utama kendaraan beserta perlindungan tambahan sehingga pembeli lebih terlindungi dari risiko biaya perbaikan yang tidak terduga.
ASLC juga menilai strategi Online-to-Offline (O2O) akan semakin efektif dengan dukungan kampanye digital yang diperkuat oleh Brand Ambassador. Perseroan berharap lalu lintas pelanggan dari platform digital dapat dikonversi menjadi transaksi di jaringan showroom Caroline.id.
Seiring penguatan merek, ASLC tetap menjalankan agenda ekspansi bisnis. Sepanjang 2026, perseroan berencana membuka dua hingga tiga cabang Caroline.id baru dengan alokasi belanja modal (capex) sebesar Rp15 miliar hingga Rp20 miliar.
Strategi tersebut didukung oleh kinerja yang terus bertumbuh. Pada kuartal I 2026, ASLC membukukan pendapatan Rp283,6 miliar atau meningkat 27,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kontributor terbesar berasal dari Caroline.id yang menyumbang pendapatan Rp234,4 miliar atau sekitar 82,7% dari total pendapatan perseroan. Pendapatan segmen ini melonjak 51% dibandingkan kuartal I 2025 yang tercatat sebesar Rp154,8 miliar.
Dengan pertumbuhan bisnis ritel mobil bekas yang masih kuat, ditambah strategi penguatan merek dan perluasan jaringan, ASLC menargetkan tren kenaikan pendapatan dapat berlanjut pada setiap kuartal hingga akhir 2026.