INDUSTRY.co.idJAKARTA – PT Jababeka Tbk (KIJA), melalui anak usahanya PT Graha Buana Cikarang, mencatatkan kesuksesan besar lewat peluncuran produk komersial terbarunya, Malibu Walk. Ruko modern yang terletak di jantung Kawasan Movieland Jababeka ini langsung diserbu pelaku usaha dan investor pada penjualan fase pertama. Tingginya minat pasar ini menjadi sinyal kuat bahwa kawasan tersebut telah bertransformasi menjadi pusat bisnis dan gaya hidup terintegrasi yang sangat prospektif di koridor Timur Jakarta.

Kunci utama di balik suksesnya penjualan Malibu Walk adalah keberadaannya di dalam ekosistem yang sudah matang dengan captive market yang jelas. Kawasan Movieland Jababeka telah dikelilingi berbagai fasilitas penting yang menggerakkan ekonomi harian, seperti President University, sekolah BPK Penabur, layanan kesehatan, perkantoran, kompleks hunian premium, hingga area asrama mahasiswa. Berlokasi tepat di boulevard utama dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) mini di Hollywood Junction, Malibu Walk menawarkan visibilitas tinggi dan arus lalu lintas harian yang konsisten.

Mengusung tagline “Where Business Meets Lifestyle”, ruko ini memadukan konsep arsitektur Parisian Style dengan fungsionalitas modern. Jababeka juga menghadirkan inovasi berupa area pedestrian yang luas serta sistem pemisahan parkir mobil dan motor demi kenyamanan pengunjung. Produk ini meneruskan kesuksesan kawasan komersial pendahulunya, seperti Hollywood Boulevard dan HB Signature yang kini telah dipenuhi beragam aktivitas bisnis.

"Saya melihat Malibu Walk bukan hanya sebagai tempat usaha, tetapi peluang bisnis yang sudah memiliki pasar jelas. Sebelumnya saya juga pernah berbisnis di kawasan Movieland Jababeka dan merasa cukup puas dengan perputaran bisnis di sana. Dengan lingkungan yang sudah hidup dan ramai, kami sebagai pembeli merasa lebih yakin karena potensi traffic-nya sudah terbukti," ungkap salah satu konsumen Malibu Walk, Alvi Faidaturrosyida.

Untuk mengakomodasi berbagai jenis usaha, Malibu Walk menghadirkan dua tipe ruko komersial strategis, yaitu tipe dengan luas bangunan 73 meter persegi/luas tanah 50 meter persegi, serta tipe 82 meter persegi/luas tanah 56,3 meter persegi, dengan harga mulai dari Rp1,7 miliar per unit.

Nilai investasi kawasan ini diprediksi terus meningkat berkat konektivitas transportasi publik yang komprehensif, mulai dari DAMRI Bandara Soekarno–Hatta, Primajasa Bandung, AO Shuttle, Transjabodetabek, hingga angkutan Swatantra S01 yang terhubung dengan Stasiun KRL. Selain didukung empat akses pintu tol utama, kawasan ini juga diuntungkan oleh rencana pengembangan infrastruktur strategis nasional seperti MRT Fase III rute Cikarang–Balaraja dan LRT Jakarta–Cikarang.

Keberhasilan penjualan di fase perdana ini menjadi motivasi bagi manajemen untuk terus menghadirkan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para investor.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari masyarakat. Keberhasilan penjualan Malibu Walk fase perdana menunjukkan bahwa produk komersial di dalam ekosistem matang seperti Movieland Jababeka memiliki daya serap pasar yang sangat tinggi. Ke depan, Jababeka akan terus memperkuat ekosistem kawasan agar dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi investor, pelaku usaha, dan masyarakat," tutur Ivonne Anggraini, Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang.