INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Motorola Indonesia agresif memperkuat posisinya di pasar perangkat premium dengan meluncurkan portofolio produk terbarunya yang menyasar konsumen kelas atas hingga pengguna yang mengedepankan gaya dan performa. Langkah ini sekaligus menandai strategi ekspansi ekosistem perusahaan di tengah persaingan industri smartphone yang semakin ketat.

Advertisement

Country Head Motorola Indonesia, Bagus Prasetyo, menegaskan peluncuran lini terbaru ini menjadi tonggak penting, terutama dengan hadirnya seri ultra-premium baru.

“Kami sangat antusias dengan peluncuran portofolio baru ini, terutama dengan peluncuran perdana Motorola Signature ultra-premium. Sebagai produk pertama dalam seri Signature terbaru, smartphone ini menetapkan standar terbaru dari fotografi smartphone berkat sistem kamera yang mendapat pengakuan DXOMARK, berpadu dengan desain mewah dan elegan,” ujar Bagus di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Advertisement

Produk andalan tersebut mengusung teknologi pencitraan kelas atas dengan dukungan sensor Sony LYTIA 828 serta perekaman Dolby Vision. Motorola mengklaim perangkat ini menggabungkan kemampuan AI canggih dan performa tinggi berbasis chipset Snapdragon 8 Gen 5 untuk menghadirkan pengalaman premium.

Tak hanya mengandalkan segmen ultra-premium, Motorola juga merilis Motorola Edge 70 Fusion yang menyasar kelas menengah atas dengan diferensiasi pada desain ultra-tipis dan kemampuan fotografi low-light. Smartphone ini disebut sebagai yang pertama menggunakan sensor Sony LYTIA 710, dengan sistem kamera yang didukung kecerdasan buatan.

Advertisement

“Kami juga meluncurkan Motorola Edge 70 Fusion, yang dirancang dengan desain paling tipis di kelasnya tanpa mengorbankan performa. Bersama dengan ekosistem aksesori moto kami yang terus berkembang, peluncuran ini menandai langkah maju lainnya dalam menghadirkan teknologi yang berkelas, premium, dan terhubung secara sempurna bagi konsumen di Indonesia,” imbuh Bagus.

Perangkat ini hadir dengan ketebalan hanya 5,99 mm dan baterai berkapasitas besar 7.000 mAh, yang menunjukkan fokus Motorola pada efisiensi desain tanpa mengorbankan daya tahan.

Advertisement

Selain smartphone, Motorola memperluas lini produknya melalui peluncuran Moto Buds Loop, earbud open-ear pertama perusahaan yang mengedepankan pengalaman audio premium sekaligus kenyamanan penggunaan. Perangkat ini mengandalkan teknologi audio yang disetel oleh Bose, serta dukungan fitur berbasis AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Menurut Bagus, ekspansi portofolio ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar di Indonesia.

“Pencapaian ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan teknologi yang lebih cerdas bagi semua orang. Dengan memperluas jangkauan dan memperkuat kehadiran kami di seluruh negeri, kami memastikan bahwa inovasi-inovasi ini semakin mudah diakses,” katanya.

Seluruh lini produk terbaru ini akan mulai tersedia pada 24 April 2026 melalui berbagai platform e-commerce dan jaringan ritel nasional. Motorola Signature dipasarkan dengan harga Rp11,99 juta, sementara Edge 70 Fusion dibanderol Rp5,99 juta dan Moto Buds Loop Rp1,09 juta.

Dengan strategi menyasar segmen premium sekaligus memperluas ekosistem perangkat, Motorola berupaya meningkatkan daya saing di pasar domestik yang selama ini didominasi pemain besar. Peluncuran ini menjadi sinyal bahwa persaingan di segmen high-end kian memanas, seiring meningkatnya permintaan perangkat dengan fitur AI dan kemampuan fotografi kelas profesional.