INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menandai enam tahun kiprahnya di industri aset kripto Indonesia dengan mencatat pertumbuhan bisnis yang signifikan di tengah dinamika pasar yang masih berfluktuasi. Platform investasi kripto yang kini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan sejak 1 April 2026 ini menilai ekosistem kripto domestik semakin matang dari sisi regulasi hingga adopsi pengguna.
SVP Strategy & Business PINTU Andy Putra mengatakan perkembangan tersebut tercermin dari kinerja internal perusahaan yang terus menunjukkan tren positif. “Memasuki tahun keenam, kami melihat industri crypto di Indonesia semakin matang, baik dari ekosistem yang semakin lengkap, regulasi yang semakin jelas, hingga adopsi yang semakin masif,” ujar Andy dalam keterangannya, Rabu (16/4/2025).
Ia menambahkan, pertumbuhan itu tercermin dari basis pengguna dan aktivitas di platform. Hingga 2026, jumlah unduhan aplikasi PINTU telah melampaui 11 juta kali. Perusahaan juga memperluas ragam produk dengan menghadirkan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset.
“Jumlah pengguna terdaftar tumbuh 79,29%, pengguna aktif meningkat 38,37%, serta pengguna trading naik 25,86% secara year-on-year (YoY), dengan volume transaksi yang juga menunjukkan tren kenaikan,” jelasnya.
Tak hanya di pasar spot, lini derivatif melalui Pintu Futures juga mencatat lonjakan tajam pada awal tahun ini. “Pada Kuartal I 2026, Pintu Futures menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna yang telah terverifikasi (KYC) meningkat hingga 401,00%, diikuti pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,71% serta frekuensi order yang naik 91,61% dan disertai dengan volume transaksi dengan pertumbuhan positif.” ungkap Andy
Secara industri, data Otoritas Jasa Keuangan mencatat nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun dengan jumlah investor menembus 20,19 juta orang. Meski nilai transaksi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah investor justru terus meningkat, mengindikasikan pergeseran fase industri dari spekulatif menuju adopsi yang lebih luas.
Di tengah kondisi tersebut, PINTU berupaya menjaga momentum pertumbuhan melalui berbagai inisiatif, termasuk kampanye perayaan ulang tahun ke-6 bertajuk #SixcessfulYear. Program ini mencakup kompetisi trading dengan total hadiah Rp105 juta hingga berbagai aktivitas komunitas dan promosi di media sosial.
Andy menegaskan, perjalanan enam tahun ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk terus memperkuat kontribusinya terhadap industri kripto nasional. “Enam tahun ini menjadi perjalanan yang sangat berharga bagi kami karena dapat berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri aset crypto di Indonesia. Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami punya harapan serta keyakinan besar bahwa industri crypto di Indonesia tidak hanya semakin besar dari segi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi bisa lahir inovasi-inovasi yang use cases-nya bisa memiliki manfaat besar bagi masyarakat banyak,” tutupnya.