INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah menyambut positif penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Bundamedik Tbk dan PT Sinar Medika Langgeng dalam pengembangan rumah sakit berstandar internasional di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten, BSD City.
Penandatanganan dilakukan pada 2 April 2026 di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, dan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Budi menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri.
“Kami ingin layanan kesehatan semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau. Kolaborasi ini penting untuk memperkuat sistem kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Menkes Budi.
Rumah sakit yang akan dikembangkan di kawasan KEK ETKI Banten ini dirancang menghadirkan layanan unggulan, mulai dari fertilitas, kesehatan ibu dan anak, hingga bedah berbasis teknologi robotik.
Kepala BUPP KEK ETKI Banten, Lindawaty Chandra, mengatakan kehadiran Bundamedik akan memperkuat daya tarik investasi sekaligus mempercepat terbentuknya ekosistem kesehatan terintegrasi di kawasan yang juga dikenal sebagai D-HUB SEZ.
Selain rumah sakit, kerja sama ini juga mencakup pengembangan pusat riset, inovasi kesehatan digital seperti telemedicine, serta pelatihan tenaga medis.
Sementara itu, President Commissioner PT Bundamedik Tbk, Ivan Rizal Sini, menyebut pihaknya siap menghadirkan layanan kesehatan berstandar tinggi berbasis teknologi.
“Bundamedik merupakan pionir bedah robotik dengan pengalaman lebih dari 13 tahun dan lebih dari 800 kasus. Kami siap mendukung pengembangan layanan kesehatan terintegrasi di KEK ETKI Banten,” ujarnya.
Sebagai informasi, KEK ETKI Banten memiliki luas sekitar 59,68 hektare dan menawarkan berbagai insentif investasi, baik fiskal maupun nonfiskal. Kawasan ini juga terintegrasi dengan pusat bisnis, pendidikan, serta jaringan transportasi utama di BSD City.
Dengan kolaborasi ini, pemerintah berharap Indonesia dapat menjadi destinasi layanan kesehatan unggulan di kawasan, sekaligus meningkatkan daya saing industri kesehatan nasional.