INDUSTRY.co.id -Cikarang — Meikarta terus menunjukkan perkembangan sebagai kota mandiri yang aktif dan bertumbuh di Koridor Timur Jakarta.

Sepanjang tahun 2025, kawasan yang dikembangkan PT Mahkota Sentosa Utama ini secara konsisten menghidupkan lingkungan melalui beragam aktivitas publik, fasilitas pendukung, serta pemanfaatan ruang terbuka yang semakin inklusif bagi masyarakat.

Di tengah komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap proses penyelesaian dan serah terima unit, Meikarta menegaskan perannya bukan hanya sebagai kawasan hunian, tetapi juga sebagai ruang hidup yang aman, terbuka, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.

Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, Indra Azwar, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan publik yang digelar sepanjang 2025 merupakan bagian dari upaya membangun kawasan yang dinamis dan berkelanjutan.

“Berbagai kegiatan yang hadir di Meikarta merupakan bagian dari upaya menghadirkan kawasan yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini, sekaligus mendorong partisipasi komunitas secara positif,” ujar Indra.

Sepanjang 2025, Meikarta secara konsisten menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar, mulai dari festival musik, pagelaran budaya, hingga ajang olahraga otomotif.

Aktivitas tersebut membentuk karakter kawasan sebagai ruang publik yang ramah keluarga dan terbuka bagi lintas komunitas, generasi, serta minat.

Salah satu acara yang menarik perhatian publik adalah festival musik Dijogetin, yang digelar pada akhir Januari dan Oktober 2025.

Perpaduan hiburan rakyat dengan teknologi panggung modern memperlihatkan kesiapan kawasan dalam mendukung event berskala besar secara tertib dan terorganisasi.

Tak hanya hiburan musik, nuansa budaya internasional juga hadir melalui ChiChibu Matsuri, festival budaya Jepang yang digelar pada pertengahan Desember 2025.

Beragam pertunjukan khas Jepang mendapat sambutan positif dan memperkaya warna aktivitas publik di kawasan Meikarta.

Komitmen Meikarta terhadap keberagaman budaya turut tercermin pada Pagelaran Wayang Golek yang digelar pada April 2025 dalam rangka Idul Fitri dan Pesta Rakyat Kabupaten Bekasi 2025.

Ketua Panitia Pagelaran Wayang Golek, Asep Sanjaya, menyebut antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa seni tradisional masih memiliki ruang di tengah perkembangan kota modern.

“Selain menjadi hiburan, pertunjukan wayang diharapkan dapat terus menjadi sarana penyampaian pesan moral dan nilai budaya kepada generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, sektor olahraga dan komunitas turut mendapat ruang melalui Meikarta Speedway Fun Race 2025 yang digelar di Sirkuit NP Meikarta–Cikarang pada awal Oktober.

Ajang ini diikuti lebih dari 500 starter dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Panitia, Andreas Wiratma, menilai kegiatan tersebut menjadi wadah positif bagi komunitas otomotif nasional.

“Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang kreatif bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi secara aman dan bertanggung jawab,” katanya.

Di luar rangkaian event, Central Park Meikarta terus berkembang sebagai ruang terbuka hijau yang aktif dimanfaatkan oleh penghuni dan masyarakat sekitar.

Kawasan ini dilengkapi taman bermain anak, jogging track, wisata danau, wahana rekreasi keluarga, hingga berbagai fasilitas pendukung aktivitas luar ruang.

Central Park Meikarta memiliki luas sekitar 105 hektare dan pada tahun 2020 tercatat meraih Rekor MURI sebagai taman buatan terluas di Indonesia yang dimiliki pengembang, dengan area danau mencapai 25 hektare.

Keberadaan fasilitas gaya hidup terintegrasi seperti area komersial, bioskop, pusat hiburan keluarga, foodhall, restoran, dan kafe di Meikarta Central turut memperkuat daya tarik kawasan sebagai pusat aktivitas masyarakat.