INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 lanskap pariwisata Indonesia diproyeksikan akan didominasi oleh generasi Millennials dan Gen Z. Kedua generasi ini menjadi motor penggerak utama pariwisata, baik bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Mereka cenderung mencari pengalaman perjalanan yang autentik dan bermakna, sehingga menandai terjadinya pergeseran paradigma dalam dunia pariwisata. Perjalanan tidak lagi dipandang semata sebagai bentuk hiburan, melainkan sebagai sarana untuk mengeksplorasi jati diri, nilai-nilai personal, serta menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan.

Advertisement

Dalam lanskap baru ini, segmen wisatawan tidak lagi semata didefinisikan oleh asal negara atau demografi, tetapi oleh nilai, gaya hidup, dan motivasi perjalanan yang mencerminkan identitas generasi baru. Millennials dan Gen Z muncul sebagai kekuatan dominan yang membentuk arah pariwisata Indonesia, dengan kecenderungan kuat pada pengalaman yang autentik, berkelanjutan, dan relevan dengan jati diri mereka.

Berdasarkan hasil Expert Survey, pertumbuhan wisatawan mancanegara hingga tahun 2026 diproyeksikan akan didominasi oleh segmen Millennials dan Gen Z dengan kontribusi sebesar 64,91%. Segmen ini diikuti oleh Family Travelers sebesar 43,37% serta Silver Tourists berusia 50 tahun ke atas dengan porsi 42,11%.

Advertisement

Sementara itu, pada wisatawan nusantara, dominasi Millennials dan Gen Z terlihat lebih kuat dengan pangsa mencapai 81,58%. Segmen ini didukung oleh Family Travelers sebesar 62,28% dan Group Travelers yang menyumbang 30,70% sebagai segmen pendukung utama.

Meskipun sama-sama mendominasi, Millennials dan Gen Z menunjukkan preferensi perjalanan yang berbeda. Millennials cenderung lebih royal dalam pengeluaran, terutama untuk aktivitas petualangan dan wellness. Sebaliknya, Gen Z lebih memilih pengalaman wellness yang terjangkau, dengan ketertarikan pada curated self-care yang ramah anggaran dan relevan dengan gaya hidup mereka.

Advertisement

“Dominasi Millennials dan Gen Z membuat pariwisata bertransformasi dari sekadar menjual objek wisata menjadi penyedia pengalaman digital yang autentik, di mana strategi pemasaran berbasis data dan konten yang menginspirasi adalah kunci mutlak untuk bertahan,” ujar Menpar Widiyanti seperti dikutip redaksi INDUSTRY.coi.id dari akun Instagram resmi miliknya @widi.wardhana, pada Sabtu (10/1/2026).

Advertisement