INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Primacom terus memperkuat posisinya di industri layanan komunikasi dengan mengoptimalkan integrasi tiga teknologi utama, yakni satelit, Starlink, dan jaringan fiber optik. 

Advertisement

Strategi ini dijalankan untuk menjawab kebutuhan konektivitas digital yang kian meningkat, baik di sektor bisnis, pendidikan, maupun gaya hidup digital masyarakat.

Melalui pemanfaatan teknologi satelit, Primacom memastikan layanan komunikasi tetap dapat diakses hingga ke wilayah terpencil yang belum terjangkau infrastruktur darat. Pendekatan ini memungkinkan ketersediaan konektivitas yang lebih merata, terutama di area dengan kondisi geografis menantang.

Advertisement

Di saat yang sama, integrasi dengan Starlink—layanan internet berbasis satelit orbit rendah—memberikan nilai tambah berupa kecepatan akses tinggi dan latensi rendah. Kombinasi tersebut dinilai mampu menghadirkan koneksi yang lebih stabil dan andal, sehingga mendukung kebutuhan komunikasi modern yang menuntut performa tinggi.

Assistant Vice President Product Support Department PT Primacom, Andy Liminata, menegaskan bahwa keandalan jaringan menjadi faktor utama dalam pengembangan infrastruktur komunikasi saat ini. Menurutnya, perpaduan teknologi yang diusung Primacom dirancang untuk menjadi fondasi penting bagi berbagai aktivitas digital.

Advertisement

“Integrasi teknologi ini membuat layanan digital Primacom mampu menopang kebutuhan bisnis, pendidikan, hingga gaya hidup digital masyarakat modern,” ujar Andy.

Sementara itu, di wilayah yang telah memiliki infrastruktur memadai, Primacom tetap mengandalkan jaringan fiber optik. Teknologi ini digunakan untuk memastikan transmisi data berkapasitas besar dengan tingkat stabilitas tinggi dan minim gangguan, khususnya bagi pelanggan dengan kebutuhan bandwidth besar.

Advertisement

Andy menjelaskan, fiber optik memiliki keunggulan signifikan dibandingkan teknologi konvensional seperti kabel tembaga. Selain mampu menyalurkan data berkecepatan tinggi melalui sinyal cahaya, fiber optik juga lebih tahan terhadap interferensi elektromagnetik serta pengaruh lingkungan.

“Kombinasi inovasi ini membuat proses instalasi lebih cepat, lebih efisien dari sisi biaya, dan tetap memenuhi standar tinggi layanan teknologi,” katanya.

Lebih lanjut, Primacom menilai integrasi satelit, Starlink, dan fiber optik memberikan fleksibilitas tinggi dalam penyediaan solusi komunikasi terpadu. Selain memperluas jangkauan layanan, pendekatan ini juga berdampak pada efisiensi biaya operasional serta pemangkasan waktu implementasi proyek.

Keunggulan fisik kabel fiber optik yang lebih ringan dan fleksibel turut mempermudah proses pemasangan di lapangan. Hal tersebut berkontribusi pada percepatan instalasi sekaligus menekan kebutuhan perawatan jangka panjang, sehingga kualitas koneksi dapat terjaga secara berkelanjutan.

Dengan kapasitas bandwidth yang besar, jaringan fiber optik juga dinilai mampu mendukung berbagai aplikasi digital, mulai dari konferensi video, komputasi awan, hingga pengembangan Internet of Things (IoT) dengan performa optimal.

“Efisiensi ini memungkinkan sistem komunikasi bekerja lebih maksimal dan menekan biaya operasional secara signifikan, tanpa mengorbankan kualitas layanan,” tutup Andy.