INDUSTRY.co.id - Tangerang – PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) membukukan kinerja impresif hingga kuartal III-2025 dengan mencatatkan laba bersih Rp444,60 miliar, berbalik tajam dari rugi pada periode yang sama tahun lalu.
Capaian tersebut diungkapkan dalam Pemaparan Publik Tahunan (Public Expose) 2025 yang digelar di Modern Golf and Country Club, Tangerang.
Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., William Honoris menyampaikan bahwa Public Expose merupakan kewajiban perusahaan tercatat untuk menjaga keterbukaan informasi kepada publik sesuai Peraturan Pencatatan Efek No. 1E Bursa Efek Indonesia.
“Perseroan memaparkan kinerja hingga September 2025, tantangan makroekonomi, serta strategi yang disiapkan untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan,” ujar William.
Ia menambahkan, perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan kuat di tengah ketidakpastian global. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III-2025 mencapai 5,04 persen (yoy), ditopang konsumsi domestik dan peningkatan investasi.
Dukungan pemerintah melalui perpanjangan insentif PPN DTP rumah hingga Rp5 miliar serta pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dinilai menjadi katalis positif bagi sektor properti nasional.
Direktur Perseroan Fetrizal Bobby Heryunda menjelaskan bahwa hingga kuartal III-2025, Perseroan membukukan pendapatan Rp703,43 miliar, turun tipis 1,24 persen secara tahunan.
Namun demikian, laba usaha melonjak 834,13 persen menjadi Rp731,61 miliar, terutama didorong oleh pertumbuhan signifikan pada segmen kawasan industri.
Perseroan juga berhasil mencatatkan laba bersih Rp444,60 miliar, meningkat 367,87 persen dibandingkan rugi bersih Rp165,98 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi pemasaran, Direktur Sami Veikko Tapio Miettinen mengungkapkan bahwa hingga kuartal III-2025, marketing sales Perseroan mencapai Rp1,32 triliun, setara 71 persen dari target non-bulk sales.
Segmen residensial dan komersial mencatatkan Rp610 miliar, sementara kuartal III-2025 menunjukkan akselerasi kuat dengan pertumbuhan 93 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Kontribusi terbesar berasal dari Jakarta Garden City, disusul Kota Modern dan Modernland Cilejit.
Perseroan juga meluncurkan dua produk unggulan pada 2025, yakni Tipe Alder di Waterfront Residence, Kota Modern, serta Cluster Florence Village di Jakarta Garden City, yang menyasar segmen hunian menengah–premium.
Pada segmen industrial, Direktur Pascall Wilson melaporkan bahwa kawasan industri ModernCikande mencatatkan net sales Rp575 miliar, melonjak 629 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Permintaan terbesar berasal dari sektor machinery & equipment, textile & garment, serta pharmaceutical, dengan mayoritas tenant berasal dari Tiongkok. Saat ini, ModernCikande telah dihuni lebih dari 300 tenant aktif.
Perseroan juga tengah mengembangkan Phase 7 seluas 840 hektare dengan konsep smart-eco industrial park dan merencanakan Phase 8 seluas 1.000 hektare yang akan difokuskan pada industri berteknologi tinggi, industri halal, dan pusat logistik regional.
Komitmen ESG dan Keberlanjutan
Komisaris Utama Dharma Mitra menegaskan komitmen Perseroan dalam memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG). Perseroan telah membentuk Departemen HSE, meresmikan Yayasan Modernland Bhakti Nusantara, serta menyusun Blueprint dan Roadmap ESG sebagai panduan implementasi jangka panjang.
Dengan kombinasi kinerja keuangan yang membaik, ekspansi kawasan industri, serta fokus pada keberlanjutan, Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri properti nasional.