INDUSTRY.co.id - Jakarta, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan kuliah umum kepada 111 Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LIV Sesko TNI TA 2025 di Graha Widya Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025). Para peserta terdiri atas 48 Pasis TNI AD, 33 Pasis TNI AL, dan 30 Pasis TNI AU. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat wawasan strategis, kepemimpinan, serta karakter para calon pemimpin tertinggi TNI.
Dalam pemaparannya, Panglima TNI menyoroti berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan lingkungan global, regional, hingga nasional. Ia juga membahas dinamika keamanan di Papua serta sejumlah program pemerintah, seperti Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), pemberantasan korupsi, dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa dinamika lingkungan strategis saat ini menuntut para perwira untuk meninggalkan pola pikir konvensional. "Menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang semakin cepat sehingga mindset kultur tidak bisa hanya berpikir konvensional, harus bisa merubah pola pikir, pola tindak sebagai perwira unggulan yang berpikir untuk kemajuan bangsa," ujarnya.
Panglima juga mengingatkan bahwa setiap tugas harus dijalankan dengan niat ibadah, karena pemimpin besar lahir dari sikap memberi dan membawa manfaat. Para perwira dituntut untuk visioner, adaptif, dan responsif dalam menghadapi perubahan karakter perang modern, sekaligus menjaga soliditas dan kepercayaan rakyat melalui keteladanan serta profesionalisme sebagai kekuatan utama TNI.
Menutup pemaparannya, Panglima TNI mengingatkan bahwa jabatan dan amanah kepemimpinan harus dimanfaatkan untuk menghadirkan manfaat bagi orang lain. Ia mengutip firman Allah dalam Surah Al-Isra' ayat 7: “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri.”
Usai memberikan kuliah umum, Panglima TNI meresmikan Lapangan Olahraga “Tarempa” di lingkungan Sesko TNI. Peresmian ini menjadi simbol komitmen peningkatan kualitas fisik dan kebugaran prajurit guna menunjang profesionalisme. Lapangan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembentukan fisik dan mental yang sejalan dengan tuntutan kesiapan personel menghadapi tugas yang kian kompleks.