INDUSTRY.co.id - Surabaya, Siloam Hospitals Surabaya resmi membuka Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC), sebuah pusat layanan kesehatan berstandar global yang menggabungkan teknologi medis mutakhir dengan kenyamanan pasien sebagai prioritas utama.

Kehadiran MRCAC menjadi langkah strategis Siloam dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan di Jawa Timur dan Indonesia Timur, khususnya melalui pusat-pusat unggulan di bidang kardiologi, onkologi, dan ortopedi.

MRCAC berdiri megah dengan 11 lantai dan kapasitas 212 tempat tidur, serta dilengkapi berbagai perangkat medis modern, seperti CT Scan 512 Slices yang memberikan citra beresolusi tinggi dengan radiasi lebih rendah, PET scan untuk deteksi dini kanker, dan MRI 1.5 Tesla yang menghasilkan gambar detail tanpa radiasi. Selain itu, tersedia juga Cath Lab dengan teknologi real-time imaging serta Linear Accelerator (LINAC) untuk tindakan radioterapi presisi tinggi dengan efek samping minimal.

Untuk layanan ortopedi, hadir teknologi robotik CUVIS Joint yang memungkinkan pembedahan berbasis navigasi dengan akurasi implan lebih baik, hasil operasi optimal, dan waktu pemulihan lebih singkat. Fasilitas rehabilitasi turut diperkuat dengan Hydrotherapy Pool, snoezelen room, sensory integration, pediatric & adult gym, fisioterapi, terapi okupasi, hingga terapi wicara, seluruhnya ditangani oleh tenaga profesional dengan pendekatan multidisiplin untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Pada peresmian yang digelar Kamis (20/11/2025), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kombes Pol. dr. M. Khusnan Marzuki, M.M. menyampaikan apresiasi atas komitmen Siloam mendukung transformasi kesehatan nasional. Ia menegaskan bahwa pemerataan akses layanan tidak hanya bergantung pada jumlah fasilitas, tetapi juga kelengkapan layanan dan kompetensi medis. 

"Melalui misi Nawa Bhakti Satya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya mewujudkan pemerataan akses dan mutu layanan kesehatan. Pemerataan akses tidak hanya terkait jumlah fasilitas, tetapi juga kelengkapan layanan dan kompetensi rumah sakit," ujarnya.

Ia pun menambahkan, "MRCAC diharapkan dapat menjadi pusat rujukan masyarakat Jawa Timur maupun daerah lain yang membutuhkan layanan komprehensif tanpa harus berobat ke luar negeri."

Dari Kementerian Kesehatan, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, dr. Sunarto, M.Kes., menekankan bahwa transformasi layanan rujukan nasional sedang diarahkan pada peningkatan akses rumah sakit, integrasi sistem rujukan berbasis kompetensi, serta standarisasi layanan berkualitas tinggi. Menurutnya, kehadiran MRCAC sejalan dengan upaya penguatan penanganan 10 penyakit prioritas nasional.

“Transformasi layanan rujukan nasional saat ini diarahkan melalui peningkatan akses dan jaringan rumah sakit, penerapan sistem rujukan berbasis kompetensi yang terintegrasi, standarisasi pelayanan berkualitas tinggi, serta penguatan penanganan 10 penyakit prioritas nasional," terangnya.

Ia juga menambahkan, "Sebagai mitra swasta, Siloam Hospitals Surabaya berkomitmen mendukung agenda ini melalui hadirnya MRCAC yang menawarkan layanan unggulan di bidang kardiologi, onkologi, dan ortopedi."

Dengan dukungan 175 dokter spesialis dari 24 spesialisasi dan 56 sub-spesialisasi, MRCAC diyakini siap menjadi pusat rujukan utama di Jawa Timur dan Indonesia Timur. 

Dr. Mochtar Riady, pendiri Siloam International Hospitals, menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa pembangunan MRCAC merupakan wujud visi menghadirkan layanan kesehatan berstandar global bagi masyarakat Indonesia. 

“Kami ingin memastikan masyarakat Surabaya dan Indonesia Timur memperoleh pelayanan terbaik tanpa harus ke luar negeri. Inovasi medis harus hadir di tanah air, untuk bangsa sendiri,” ujarnya.