INDUSTRY.co.id - Jakarta — Hipertensi masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Data menunjukkan 1 dari 3 orang dewasa Indonesia hidup dengan tekanan darah tinggi, namun hanya 18,9% yang berhasil mencapai tekanan darah terkontrol.
Kondisi ini menempatkan jutaan orang dalam risiko komplikasi serius seperti strok, serangan jantung, hingga gagal ginjal—sering kali tanpa gejala apa pun.
Dalam momentum Hari Kesehatan Nasional, Bayer Indonesia menegaskan kembali pentingnya edukasi pengelolaan hipertensi melalui sesi ilmiah bertajuk “The Science Behind: The Importance of 24-hour Hypertension Management.”
Program ini membahas pendekatan ilmiah dalam menjaga tekanan darah stabil selama 24 jam, termasuk risiko morning surge, yaitu lonjakan tekanan darah tajam pada pukul 06.00–10.00 pagi yang dapat memicu kejadian fatal.
Menurut WHO, terdapat 1,4 miliar penyandang hipertensi berusia 30–79 tahun di dunia. Namun hanya 23% yang mampu mengontrol tekanan darahnya. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 30,8%, namun hanya 8,6% pasien yang terdiagnosis dokter, dan kurang dari separuhnya yang rutin minum obat. Hasil akhirnya: hanya 18,9% pasien yang berhasil mencapai tekanan darah terkontrol.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi, dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH, menegaskan bahaya hipertensi yang kerap tak disadari.
“Hipertensi dijuluki silent killer karena sering tanpa gejala, tetapi diam-diam merusak organ vital seperti jantung, ginjal, otak, dan pembuluh darah. Banyak pasien baru mengetahui mereka hipertensi setelah mengalami komplikasi serius,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemantauan tekanan darah secara mandiri dan kepatuhan terapi, yang masih sangat rendah di Indonesia.
Mengacu pada WHO Guidelines (2021) dan PERHI 2021, tekanan darah normal berada di bawah 130/85 mmHg. Untuk mencapainya, diperlukan pengendalian tekanan darah yang stabil selama 24 jam.
Bayer menghadirkan solusi berbasis ilmiah melalui teknologi OROS (Osmotic-controlled Release Oral Delivery System) pada Nifedipine GITS, yang mampu melepaskan obat secara konsisten sepanjang hari.
“Teknologi OROS memungkinkan kadar obat tetap stabil selama 24 jam dengan konsumsi sekali sehari, sehingga meningkatkan kepatuhan pasien dan menjaga tekanan darah tetap terkontrol,” kata Medical Lead Bayer Indonesia, dr. Irawan Septian Nugroho.
Studi besar seperti INSIGHT dan ACTION menunjukkan bahwa Nifedipine GITS memiliki profil keamanan dan efektivitas tinggi, termasuk penggunaan jangka panjang hingga 5 tahun.