INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) terus memperkuat langkah dalam mendorong ekspor produk unggulan Indonesia, khususnya di sektor modest fashion dan kosmetik halal.
Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan jejaring bisnis (business networking) yang digelar di sela-sela Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta.
Acara yang berlangsung pada Kamis (6/11) ini mempertemukan enam pelaku usaha nasional, yaitu Melova Sportswear, Intresse, AM by Anggiasari, Pan Brothers, VAIA, dan ParagonCorp, dengan perwakilan kedutaan besar dari empat negara — Pakistan, Iran, Perancis, dan Nigeria — serta organisasi perdagangan Jepang, Japan External Trade Organization (JETRO).
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Busan) menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
“Melalui jejaring bisnis ini, para eksportir memiliki peluang untuk memamerkan produk unggulan, memperluas jaringan, dan menjajaki potensi transaksi yang diharapkan dapat memperkuat kinerja ekspor Indonesia,” ujarnya.
Berbagai produk unggulan yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini mencakup modest fashion, garmen, aksesori, alas kaki, serta kosmetik halal — sektor yang terus berkembang seiring meningkatnya permintaan global terhadap produk-produk berlabel halal dan beretika.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional untuk memperkuat daya saing produk kreatif Indonesia di pasar dunia.
“Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar. Kemendag akan terus memfasilitasi kegiatan seperti ini agar produk kreatif Indonesia semakin dikenal dan diminati di pasar global,” ungkap Fajarini.
Hal senada disampaikan oleh Direktur Pengembangan Produk Ekspor Jasa dan Kreatif, Ari Satria, yang berharap kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan transaksi, tetapi juga mampu membangun kepercayaan pembeli internasional terhadap kualitas produk Indonesia.
“Saya berharap kegiatan ini dapat memperkuat reputasi Indonesia sebagai produsen produk berkualitas tinggi di sektor modest fashion dan kosmetik halal,” ujarnya.
Dari sisi pelaku usaha, apresiasi tinggi datang dari para peserta. Direktur AM by Anggiasari, Anggiasari, menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membuka peluang kolaborasi lintas negara.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat mengetahui potensi kerja sama dengan berbagai negara. Kami berharap Kemendag terus memfasilitasi kegiatan serupa di masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama VAIA, Edgar Maulana, juga memberikan apresiasinya. “Terima kasih kepada Kemendag yang telah mempertemukan pelaku usaha dengan calon buyer dari negara-negara Asia dan Eropa. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM Indonesia,” tuturnya.
Dengan langkah konkret ini, Kemendag menegaskan komitmennya dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat modest fashion dan kosmetik halal dunia. Melalui jejaring bisnis internasional, produk-produk kreatif Indonesia diharapkan semakin dikenal luas dan berdaya saing tinggi di pasar global.