INDUSTRY.co.id - Jakarta — Buttonscarves, resmi memperluas jangkauannya ke pasar internasional dengan membuka store pertama di Jewel Changi Airport, Singapura. 

Pembukaan ini menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi regional Buttonscarves yang kini semakin memperkuat posisinya sebagai brand global dengan identitas yang elegan dan modern.

Terletak di Basement 1 (B1 - 256), butik terbaru Buttonscarves di Jewel Changi Airport hadir sebagai lebih dari sekadar toko ritel. Dengan konsep desain yang memadukan kemewahan dan sentuhan personal, store ini menawarkan pengalaman berbelanja yang imersif, menghadirkan ruang di mana fashion, budaya, dan gaya hidup bertemu.

Jewel Changi Airport sendiri merupakan salah satu ikon dunia dengan lebih dari 80 juta pengunjung per tahun. Lokasinya yang strategis, dikelilingi oleh destinasi seperti Rain Vortex—air terjun indoor tertinggi di dunia—serta deretan butik premium dan kuliner berkelas, menjadikannya panggung sempurna bagi brand yang memiliki visi internasional seperti Buttonscarves.

“Pembukaan store pertama kami di Singapura menjadi momen bersejarah bagi Buttonscarves. Sebagai hub global yang menghubungkan Asia dan dunia, Singapura memberi kami peluang besar untuk memperkenalkan keanggunan modest fashion Indonesia kepada audiens internasional,” ujar Linda Anggrea, CEO Buttonscarves.

Tak hanya memperluas pasar, Buttonscarves juga memperkenalkan konsep gifting experience yang khas. Setiap koleksi scarf dan bros dikemas dalam desain yang elegan dan siap dijadikan hadiah. Salah satu yang paling menonjol adalah koleksi eksklusif Jacquard Voile, hanya tersedia di store Jewel Changi Airport, menampilkan motif dan detail yang mencerminkan keanggunan serta karakter brand yang kuat.

Sebagai bagian dari perayaan pembukaan ini, Buttonscarves meluncurkan Singapore 2 Series, hasil kolaborasi dengan Singapore Tourism Board. Koleksi ini terinspirasi dari keindahan arsitektur dan budaya Singapura, terdiri dari 16 varian warna menawan, termasuk dua warna spesial yang hanya bisa ditemukan di butik Jewel Changi.

Uniknya, Buttonscarves juga menghadirkan sentuhan kreatif pada ikon kuliner lokal dengan branding khusus pada gerobak Uncle Chieng Ice Cream. Gerobak berwarna viva magenta dengan monogram khas Bimu menambah semarak peluncuran dan menjadi simbol sinergi antara budaya lokal dan identitas global.

Langkah strategis ini juga diiringi prestasi internasional sang CEO, Linda Anggrea, yang diundang menjadi pembicara di ajang NEXT IN VOGUE oleh Vogue Singapore. Dalam forum tersebut, Linda berbagi pandangan tentang transformasi modest fashion dari niche market menjadi bagian penting industri fashion global.

“Menjadi bagian dari NEXT IN VOGUE menandai bahwa modest fashion kini punya tempat dalam percakapan global,” tutur Linda. “Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga bukti bahwa karya anak bangsa dapat berdampak di level internasional.”

Dengan pembukaan store di Singapura, Buttonscarves menegaskan visinya untuk terus menghadirkan inovasi, kolaborasi lintas budaya, dan desain yang relevan secara global. Brand ini tak hanya membawa produk, tetapi juga cerita dan nilai tentang keanggunan, keberagaman, dan semangat perempuan modern yang menginspirasi dunia.