INDUSTRY.co.id - Jakarta – Membaca Nyaring bukan sekadar aktivitas membaca keras-keras, melainkan strategi efektif yang terbukti menumbuhkan minat baca sejak dini. 

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pun menjadikannya sebagai gerakan nasional dengan meluncurkan Tantangan 7 Hari Membaca Nyaring, berlangsung 1–7 September 2025.

Pendaftaran kegiatan ini dibuka mulai 19–30 Agustus 2025. Para peserta nantinya perlu mendokumentasikan aktivitas membaca nyaring melalui Instagram dan mendaftarkannya di (https://lynk.id/perpusnasmembacanyaring).

Menurut Julia Budihardja dari komunitas Reading Bugs, kebiasaan Membaca Nyaring dapat menjadi awal lahirnya generasi hebat. “Membaca harus dibiasakan sejak dini agar anak melihat buku sebagai pengalaman yang menyenangkan,” ujarnya dalam Sosialisasi Nasional Membaca Nyaring.

Kisah sukses datang dari Luh Silvia Juniari, guru SD yang mengikuti Tantangan 21 Hari Membaca Nyaring tahun 2024. Aktivitas itu membuat siswanya lebih bersemangat belajar dan orang tua ikut terlibat dalam kegiatan literasi. Sementara itu, Rita Fatimah, pemenang kategori orang tua, menyebut efek domino dari membaca nyaring membuat anak lebih siap menghadapi pelajaran di sekolah.

Sosialisasi ini diikuti antusias oleh ratusan guru, pustakawan, dan relawan literasi. Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, Nurhadisaputra, menambahkan bahwa program Membaca Nyaring sejalan dengan Gerakan Indonesia Membaca. Sebagai pendukung, Perpusnas juga terus menyalurkan ribuan Bahan Bacaan Bermutu ke berbagai perpustakaan desa, taman bacaan, dan komunitas literasi.