INDUSTRY.co.id-JAKARTA — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus digital kreatif yang inklusif dan berpihak pada talenta bangsa. Melalui program Beasiswa Jalur Undangan Talenta, UBSI membuka pintu pendidikan tinggi bagi para seniman dan budayawan muda Indonesia yang telah menunjukkan prestasi dan kontribusi nyata di bidang seni, budaya, dan kreativitas lokal.
Program ini memberikan beasiswa penuh hingga lulus kuliah, mencakup biaya Sumbangan Sarana Pendidikan (SSP) dan biaya per semester. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang memiliki rekam jejak sebagai pelaku seni—baik penari tradisional, musisi daerah, pelukis, sineas muda, maupun aktivis budaya yang telah berkiprah di tingkat kota, provinsi, nasional, bahkan internasional.
Ir. Naba Aji Notoseputro, Co-Founder Yayasan BSI, menyampaikan bahwa beasiswa ini lahir dari kesadaran akan pentingnya merawat warisan budaya dan memberi ruang akademik bagi para pelaku seni.“Kami percaya bahwa seniman dan budayawan adalah penjaga jiwa bangsa. Mereka membawa nilai, rasa, dan identitas yang tak tergantikan. UBSI ingin menjadi rumah bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan panggilan kreatifnya,” ujar Naba Aji dalam pernyataan resminya.
Ia menambahkan bahwa UBSI tidak hanya menilai prestasi akademik, tetapi juga menghargai talenta luar biasa yang dimiliki anak muda Indonesia:
“Di BSI kami memberikan beasiswa bukan hanya kepada mereka yang memiliki IP tinggi, tapi kepada mereka yang memiliki talenta. Misalnya, penari daerah yang tampil di Istana Negara, musisi tradisional yang mewakili Indonesia di festival internasional, atau pelukis muda yang karyanya dipamerkan di galeri nasional. Talentanya di situ, tidak semua orang bisa.”
Program Beasiswa Talenta ini juga menjadi bagian dari strategi UBSI untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dan berdampak, terutama bagi generasi muda yang aktif di ruang-ruang ekspresi budaya. UBSI berharap para penerima beasiswa ini tidak hanya menjadi sarjana, tetapi juga menjadi pelopor pelestarian budaya dan inovasi kreatif di masa depan.