INDUSTRY.co.id - Jakarta — Menyambut Hari Anak Nasional 2025, Baby Happy dari WINGS Care memperkuat kampanye Gerakan Anti Ruam lewat gelaran Festival di Lippo Mall Puri Indah, Jakarta Barat.
Festival ini menjadi wadah edukatif dan hiburan keluarga yang menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mencegah ruam popok demi kesehatan kulit bayi.
Dihadiri oleh Joshua Suherman sebagai Brand Ambassador, festival ini mengangkat pesan bahwa ruam popok bukan sekadar masalah ringan.
“Sebagai ayah, saya sadar bahwa kenyamanan bayi sangat dipengaruhi oleh kesehatan kulitnya. Ruam bisa membuat bayi rewel dan tidak nyaman. Saya ingin mengajak para ayah untuk ikut peduli,” kata Joshua dalam talkshow edukatif yang digelar selama acara.
Sejak diluncurkannya kampanye Gerakan Anti Ruam pada 2024, Baby Happy telah konsisten mengedukasi orang tua mengenai dampak serius ruam popok terhadap tumbuh kembang anak. Data IDAI mencatat, 7–35% bayi usia 9–12 bulan di Indonesia mengalami kondisi ini.

Jennifer Pratama, Brand Manager Baby Happy, menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat edukasi publik. “Kami percaya bahwa popok berkualitas tinggi dapat menjadi solusi efektif untuk mencegah ruam popok. Melalui festival ini, kami ingin mengedukasi masyarakat secara menyenangkan dan inklusif,” ujarnya.
Sesi edukasi juga diisi oleh dr. Ivan Riyanto Widjaja, Sp.A(K), yang memaparkan bahwa ruam popok bisa menjadi awal dari infeksi atau bahkan keterlambatan perkembangan akibat terganggunya kenyamanan bayi. Ia menyebut edukasi seperti ini sangat dibutuhkan agar orang tua lebih siap dalam merawat kulit si kecil.
Tak hanya edukasi, festival ini juga menghadirkan beragam aktivitas menarik seperti lomba menghias stroller, kompetisi Baby Fun’athlon, hingga aksi ganti popok massal yang diikuti 100 bayi. Semua kegiatan ini dirancang menyenangkan namun sarat makna.
Melalui festival ini, Baby Happy berharap bisa membangun kesadaran luas bahwa perlindungan anak dimulai dari hal-hal kecil seperti menjaga kulit tetap sehat.