INDUSTRY.co.id - Samarinda – Dalam upaya mendorong minat baca masyarakat, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) meluncurkan sejumlah program unggulan, termasuk distribusi 1.000 eksemplar bahan bacaan ke 10.000 perpustakaan desa dan peluncuran KKN Tematik Literasi.
Program ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca (PKM) di Samarinda, Kamis (19/6/2025), bersama Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi X DPR RI.
“Literasi harus terus dijaga bahkan ditingkatkan, terutama di tengah derasnya arus informasi digital,” ujar Hetifah. Karena itu, upaya konkret seperti pemberian bahan bacaan dan pelatihan teknis menjadi sangat penting.
Tak hanya buku, perpustakaan yang menerima bantuan juga akan mendapatkan pelatihan khusus bagi pustakawan maupun tenaga teknis.
Perpusnas pun menghadirkan inovasi baru, yakni KKN Tematik Literasi bekerja sama dengan Kemendiktisains, yang akan melibatkan 15.000 mahasiswa untuk menggerakkan literasi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ajang penyerahan simbolis bantuan kepada beberapa perpustakaan dan TBM (Taman Bacaan Masyarakat).
Menurut Pustakawan Utama Perpusnas M. Syarif Bando, literasi adalah pondasi semua proses belajar, kemampuan literasi berbanding lurus dengan keterampilan berpikir kritis, dan literasi.
“Tidak ada orang yang akan menjadi pemimpin kalau dia tidak suka membaca. karena pemimpin itu harus terus menginspirasi,” ungkap Syarif Bando.
Dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, perpustakaan kini bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat transformasi sosial berbasis inklusi.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen serius Perpusnas dalam menjadikan literasi sebagai fondasi pembangunan manusia Indonesia.