INDUSTRY.co.id, Jakarta–PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP Tollways) melakukan Uji Laik Fungsi (ULF) pada Jalan Tol Cibitung – Cilincing (JTCC) Seksi 1, khusus pada lokasi Main Road STA -0+375, dan Gerbang Tol Cibitung 5, 6, dan 7. ULF pada lokasi tersebut dilakukan untuk mendukung tersambungnya Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 di Junction Cibitung.

Advertisement

“Kewajiban CTP adalah melakukan semua konstruksi di Junction Cibitung, khusus GT Cibitung 5, 6, 7 nantinya akan dioperasikan oleh pihak CCT (PT Cimanggis – Cibitung Tollways),” ujar Yaya Ruhiya selaku Direktur Teknik & Operasi PT CTP Tollways.

ULF dihadiri oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri).

Advertisement

“Segala hasil temuan selama ULF akan dilakukan perbaikan, setelahnya akan dilakukan pengecekan kembali, mohon doanya agar segala prosesnya bisa lancar,” imbuh beliau.

ULF bertujuan memastikan kondisi jalan memenuhi persyaratan teknis kelaikan untuk memberikan keselamatan bagi penggunanya, dan persyaratan administratif memberikan kepastian hukum bagi penyelenggara dan pengguna, sehingga jalan tersebut dapat dioperasikan untuk umum.

Advertisement

“Dengan dilaksanakannya ULF di Cibitung, semakin mendekati tujuan akhir dari tersambungnya seluruh JORR 2,” tutup beliau.

PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways) adalah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sebagai pemegang hak konsesi untuk ruas tol Cibitung Cilincing, di mana mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Akses Pelabuhan Indonesia (PT API). Sementara itu, PT API berada di bawah PT Subholding Pelindo Solusi Logistik (SPSL), yang merupakan satu dari empat Subholding PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) (Persero).

Advertisement