INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ricky Thio merupakan sosok pejuang tangguh di sektor otomotif tanah air. Dedikasinya yang cukup panjang di sektor ini membuat namanya cukup disegani. 

Advertisement

Sebelum mendedikasikan di Mazda, Ia telah malang melintang di berbagai perusahaan otomotif. Pria humble ini tercatat pernah di Nissan, Hino dan Honda. 

Kini Thio sapaan akrabnya menjadi Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mazda.

Advertisement

Berpenampilan necis dan parlente, orang yang pernah mengenyam pendidikan bergensi di Kampus Australia hingga S2 ini menunjukan kualitas cara menggunakan outfit berkelas. Begitulah fashion seorang yang bergelut di bidang penjualan mobil. 

Persona nya tidaklah kaku, luas pergaulan dan dapat bersanding dengan lawan bicara apapun tingkat strata sosialnya.

Advertisement

Catatan penting, Thio bukanlah sosok yang tiba-tiba duduk di bangku CFO, bukan given. Perjalanan panjang, keuletan, dedikasi dan 'peras' keringat yang membuat ia berada diposisi saat ini. 

Ya, posisi dan tanggung jawabnya nya di sebuah perusahaan yang bukan entitas usaha kemarin sore ini terbilang cukup tinggi ditambah dengan target penjualan mobil 7000 unit di tahun ini. 

Advertisement

Fix no debat, kepuasan pelanggan menjadi harga mati baginya.

"Setiap langkah dalam melaksanakan pekerjaan saya sesuai keinginan pelanggan dan kepuasan pelanggan," katanya kepada redaksi INDUSTRY.co.id di Jakarta belum lama ini.

Ricky Thio sendiri bergabung di perusahaan pada saat Eurokars sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) di tahun 2017. Lewat sentuhannya Mazda Indonesia bisa melesat tumbuh 100 persen di tahun lalu.

"Jika seseorang ingin sukses dalam setiap pekerjaan, tugas dan usahanya harus dilakukan sejak awal dengan niat yang baik, dilakukan dengan integritas,kerendahan hati dan kerja keras," katanya.

Dikemukakan Thio lebih lanjut, dirinya juga pernah menjadi seorang Wiraniaga otomotif. 

Menurutnya, profesi ini tidak bisa dianggap enteng, karena wiraniaga merupakan unjung tombak penjualan Mobil.

Berbekal pengalaman dagang mobil itu pula, ketika ia menjadi mentor bagi bawahannya terutama saat di Mazda, sales mampu mencatat penjualan meroket. 

"Penjualan 100 persen dari 2022 ke 2023 itu," kata Thio, alumnus SMA Kanisius ini.

Sekadar informasi, tahun ini Mazda Indonesia akan melakukan ground breaking pabrik rakitan Mazda pertama di Indonesia.

Magister E-commerce Universitas Murdoch, Perth, Australia Barat ini menjelaskan, pabrik tersebut berlokasi di Karawang dengan nilai investasi mencapai Rp400 miliar. 

"Kedepan, pabrik ini akan memenuhi kebutuhan dosmetik, etidaknya ini akan mampu menopang pasokan ke diler-diler kita yang sudah mencapai 26 di seluruh Indonesia," jelas dia.

Demikianlah profil dan kinerja Ricky Thio. Kerjanya serius mendongkrak cuan bagi perusahaan. Ini bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang bergerak di otomotif. Tentu dedikasinya, mampu menginspirasi yang ingin sukses meniti karir di perusahaan otomotif.