Problematika Meikarta dan Masa Depan Warga Bekasi

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 01 Agustus 2017 - 13:05 WIB

Kota Baru Meikarta Cikarang (Ist)
Kota Baru Meikarta Cikarang (Ist)

Implikasi sosial, ekonomi, dan budaya pembangunan Meikarta tentu akan sangat besar bagi Bekasi dan masyarakatnya. Keberadaan Meikarta akan berpengaruh terhadap berbagai dimensi kehidupan sosial masyarakat Bekasi.Dengan total ribuan hektar lahan yang digunakan dan nilai investasi ratusan triliun rupiah, Meikarta tentu bukan sekedar proyek pemukiman biasa. Bahkan mungkin proyek ambisius Lippo ini akan menjadi core peradaban Bekasi. Kunci transformasi kehidupan masyarakat Bekasi ke depan.

Lihat saja nilai investasinya yang mencapai 278 triliun rupiah. Dengan asumsi rata-rata APBD Kabupaten Bekasi per tahun sebesar 5,5 triliun rupiah, maka nilai investasi Meikarta setara dengan 50 tahun APBD Kabupaten Bekasi. Fantastis!

Jika saja pemerintah kabupaten Bekasi yang memiliki anggaran itu tentu akan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Baik untuk pembangunan fasilitas publik maupun stimulus ekonomi rakyat.

Tapi tentu dampak kesejahteraan masyarakat dari investasi Rp278 triliun itu tak bisa kita harapkan. Investasi Meikarta adalah bisnis yang orientasinya tentu saja bukan pada kesejahteraan masyarakat. Tetapi pada keuntungan yang arus kemanfaatannya diarahkan sebesar-besarnya bermuara pada pemilik modal.

Klaim Meikarta sebagai saingan Jakarta pun telah didengungkan. Bahkan, Meikarta disebut akan menjadi kota dengan infrastruktur terlengkap di Asia Tenggara. Berbagai fasilitas kesehatan, pendidikan, pusat ekonomi akan berdiri tegak di sana. Pertanyaannya, dimana posisi masyarakat Bekasi?

Sebelumnya, pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sebagai responnya atas aktivitas Lippo yang sudah jor-joran menawarkan Meikarta sebelum mengurus perizinan ke provinsi perlu menjadi catatan. Deddy menilai Lippo seperti ingin membuat Negara di dalam Negara.

Senada dengan itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga sempat membuat pernyataan bahwa beberapa perizinan pembangunan Lippo belum rampung. Artinya, Lippo telah mengabaikan pemerintah sebagai representasi Negara. Maka pertanyaannya, jika pemerintah dan peraturan saja dilanggar, bagaimana dengan rakyat?

Di atas itu semua, wacana Meikarta perlu menjadi perhatian serius semua elemen masyarakat Bekasi. Karena bagaimana pun, Meikarta akan berpengaruh signifikan terhadap masa depan Bekasi dan warganya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.