Kementan Gandeng FAO dan Pirbright Institute UK Tingkatkan Kompetensi SDM Diagnosis Virus PMK

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 10 Februari 2024 - 14:43 WIB

Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma menggelar Workshop Diagnosis Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)
Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma menggelar Workshop Diagnosis Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

INDUSTRY.co.id-Surabaya - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma menggelar Workshop Diagnosis Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan melibatkan narasumber dari Pirbright Institute United Kingdom selama empat hari (5-8/2) bertempat di Pusvetma, Surabaya, Jawa Timur.

Workshop diselenggarakan atas kerjasama dengan FAO ECTAD Indonesia dan World Reference Laboratory for Foot and Mouth Disease (WRLFMD) The Pirbright Institute dalam rangka peningkatan kemampuan teknis laboratorium, harmonisasi pengujian diagnostik dan mendukung peran BBVF Pusvetma sebagai Laboratorium Rujukan Nasional PMK.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mengapresiasi pelaksanaan workshop tersebut dan mengharapkan para staf teknis laboratorium kesehatan hewan dapat melakukan pengujian diagnostik Virus PMK (FMDV), baik serologis maupun molekuler, serta dapat membentuk tim ahli laboratorium Indonesia sebagai Training of Trainer (ToT) diagnostik FMDV Pengujian laboratorium.

"Semoga dengan kecakapan tenaga kesehatan hewan dalam mendiagnosa virus PMK dengan hasil yang tepat dan akurat dapat membantu pemerintah untuk mendapatkan langkah strategis yang dapat diambil untuk mempercepat pemberantasan PMK di wilayah tertular, sehingga menambah daftar wilayah bebas menuju Indonesia bebas PMK," harap Wamentan Harvick.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma, Edy Budi Susila menyampaikan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM untuk melaksanakan uji terkait PMK baik itu uji PCR, uji ELISA maupun uji Sequensing.

"Sehingga harapan Indonesia kembali bebas PMK sesuai roadmap pembebasan PMK di Indonesia yaitu tahun 2035 dapat terwujud," kata Edy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (8/2/2024)

Edy mengungkapkan Pusvetma Kementan sebagai laboratorium referensi PMK, pada tahun 2023 telah melaksanakan pengujian sebanyak 10.854 sampel, baik sampel dari hewan (serum/plasma/swab) atau produk olahan asal hewan (sosis, susu, nuget, es krim, dll), dan telah melaksanakan surveilan pada wilayah bebas dan profiling pada wilayah tertular yang dilaksanakan vaksinasi.

Dalam rangka pengujian diagnostik PMK, tambahnya, Pusvetma memiliki fasilitas uji BSL2 yang telah digunakan untuk menguji virus PMK sejak program pembebasan PMK tahun 80-an dan kemudian menjadi negara bebas PMK selama hampir 30 tahun dan sampai kini Indonesia tertular kembali.

"Pengujian PMK di Pusvetma telah terakreditasi 17025:2017, dan telah diterapkan SOP yang masuk ke dalam lingkungan laboratorium uji," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kampanye #BestInClass Nippon Paint

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:40 WIB

Komitmen Nippon Paint Hadirkan Cat Terbaik dan Berkualitas Lewat Kampanye #BestInClass

Perusahaan manufaktur dan industri cat asal Kepang, Nippon Paint Indonesia meluncurkan kampanye #BestInClass dalam acara Weatherbond Series Techsperience yang menjadi bentuk komitmen dalam menghadirkan…

Menko Airlangga

Minggu, 21 Juli 2024 - 10:26 WIB

Fondasi Kuat, Menko Airlangga Prediksi Ekonomi RI Akan Tumbuh di Atas 5%

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan fondasi perekonomian nasional terus mengalami penguatan seiring dengan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah.…

Rakernas, ALDEI Mengakselerasi Industri Logistik Digital Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:33 WIB

Rakernas, ALDEI Mengakselerasi Industri Logistik Digital Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta-Rakernas ALDEI (Asosiasi Logistik Digital Economy Indonesia) tanggal 18 Juli di Paxel HQ, Jakarta yang dibuka dengan dukungan Dewan Pembina ALDEI, sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN, Yukki…

Ilustrasi Guru Honorer (Photo by KlikPositif.com)

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:03 WIB

Seratus Guru Honorer Dipecat di Jakarta, Komisi X: Istilah ‘Cleansing’ Terlalu Sadis...

Komisi X DPR RI mengkritik kebijakan pemecatan lebih dari seratus guru honorer di DKI Jakarta secara sepihak melalui sistem ‘cleansing’ atau ‘pembersihan’. Wakil Ketua Komisi XI DPR…

Ketua DPR Puan Maharani

Minggu, 21 Juli 2024 - 08:59 WIB

Duh, MinyaKita Naik Harga dan Langka! Puan Maharani Minta Pemerintah Lakukan Ini...

Ketua DPR RI (H.C) Puan Maharani meminta Pemerintah untuk mengetatkan pengawasan terhadap distribusi minyak goreng bersubsidi merk MinyaKita yang harganya resmi mengalami kenaikan per Jumat…