INDUSTRY.co.id - Cikarang-Grup Astra turut mendukung peluncuran program pendidikan vokasi sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia No. 9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Program pendidikan vokasi tersebut merupakan program pembinaan dan pengembangan yang link and match antara SMK dan industri yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian dengan sasaran sebanyak 1.775 SMK hingga tahun 2019 meliputi 845.000 siswa yang ditargetkan dapat bekerjasama dengan 355 perusahaan.

"Keunggulan negara-negara maju itu karena UKM-nya jalan. Hal ini disebabkan pendidikan vokasi berjalan. Di Astra sendiri, kami telah menerapkan vokasi sejak tahun 2009," ungkap Presiden Direktur Asrta Internasional, Prijono Sugiarto pada saat acara peluncuran kerjasama pendidikan vokasi antara Kementerian Perindustrian dan PT Astra Otoparts di Cikarang, Bekasi, Jum'at (28/7/2017).

Seperti diketahui, sejak tahun 2009, Grup Astra telah membina SMK sebagai bagian dari progran kontribusi sosialnya. Hingga akhir tahun 2016, Grup Astra beserta sembilan yayasannya telah membina 1.290 SMK.

"Dengan adanya program pendidikan vokasi industri ini, Grup Astra Otoparts berencana untuk mempererat hubungan kerjasama dengan 71 SMK di Provinsi Jawa Barat melalui 17 anak perusahaan Astra Otoparts," terangnya.

Dikesempatan yang sama, Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdani Dzulkarnaen mengatakan, kualitas tenaga kerja menjadi kunci sukses bagi pelaku industri untuk bersaing dan berkompetisi.

"Saat ini industri tidak bisa hanya mengandalkan sisi keilmuan saja, akan tetapi harus juga mempertimbangkan sisi keterampilan dari tenaga kerja tersebut, diharapkan dengan adanya vokasi industri ini kebutuhan tenaga kerja tersebut dapat terpenuhi," katanya.

Peluncuran program pendidikan vokasi industri tahap ketiga di Jawa Barat ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan peluncuran program pendidikan vokasi industri yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian di Jawa Timur, Jawa Tengah serta D.I. Yogyakarta pada bulan Februari dan April lalu.

Bersamaan dengan peluncuran program pendidikan vokasi industri, Grup Astra juga menyerahkan bantuan hibah kepada 97 SMK di Jawa Barat diantaranya yaitu, Astra Otoparts menyerahkan 1 unit mesin CNC Bubut hasil produksi Winteq, Astra Daihatsu Motor menyerahkan 10 engine Daihatsu Xenia dan 10 Transmisi, Astra Honda Motor menyerahkan 20 unit sepeda motor Honda dan 20 unit special tools, serta Toyota Motor Manufacturing Indonesia menyerahkan 66 engine Toyota Innova beserta model lainnya.