INDUSTRY.co.id - Jakarta-  Ekki Soekarno membuktikan piawai dalam mengemas event musik, setelah sukses dengan Indonesia Drum Perkusi Festival (IDPFEST), kali Ekki kembali menggelar Indonesia RITMIS,

Advertisement

Pagelaran musik perkusi jalanan Indonesia Ritmis yang digelar di lapangan Bulungan, Jakarta Selatan, Minggu (10/12/2023) menampilkan musisi-musisi perkusi jalanan dengan disisipi acara diskusi tentang aplikasi musik perkusi jalanan.

Diskusi menampilkan pembicara Ekki Soekarno sebagai penyelenggara acara, Anto Baret musisi senior yang kerap disapa Presiden Musisi jalanan, Kadri Muhammad (pelaku industri musik) dan Yonas Markus Tuhulerewu dari RRI sebagai support media acara tersebut.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut Anto Baret menjelaskan sejarah musik jalanan dan perkembangannya di tanah air. Pria yang juga sesepuh Aremania itu menceritakan perilaku para musisi jalanan.

"Musisi jalanan  juga kerap menawarkan lagu ciptaan mereka ke produser musik, namun saat mengamen di jalan mereka kerap membawakan lagu-lagu orang lain," ungkap Anto Baret.

Advertisement

Selanjutnya Ekki Soekarno selalu penyelenggara mengungkapkan ide mengelar acara Indonesia Ritmis Musik Perkusi Jalanan dimana musik tabuh atau disebut perkusi itu ada di seluruh Indonesia.

"Jika bicara musik perkusi di tanah air banyak jenisnya. Jika kita ke Aceh, kita bisa membuat acara musik perkusi Aceh. Di sana pun banyak jenisnya. Sampai menggunakan tangan pun bisa jadi musik perkusi," ujar pria yang sukses menggelar acara Indonesia Drum Perkusi Festival  (IDPFEST) itu.

Advertisement

Diskusi semakin seru saat giliran Kadri Muhammad menjelaskan digitalisasi industri musik. Dimana musik perkusi atau musisi jalanan  juga bisa memproduksi musik mereka sebagai musik industri.

"Lewat komunitas musisi jalanan mereka bisa memproduksi musik mereka menjadi komersil. Para musisi jalanan bisa mendaftarkan karya mereka ke agrigator dan bisa menghasilkan pendatan lewat platform digital seperti YouTube, Spotify dan lain-lain," tambahnya.

 

Kemudian dari pihak RRI Jakarta Yonas Markus Tuhulerewu dari RRI menjelaskan pihaknya siap mempromosikan karya-karya musik jalanan lewat acara seperti Indonesia Ritmis Musik Perkusi Jalanan ini.

"Acara seperti ini menjadi ajang para musisi jalanan untuk menuju industri musik. Seperti sekarang kami menyiarkan secara langsung Indonesia Ritmis Musik Perkusi Jalanan. Lewat aplikasi RRI kita juga menyiarkan acara ini secara visual," tuturnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan penampilan para musisi perkusi jalanan seperti KNP Bekasi, Mister Bento, Cakranada, Martha Lufiass, Rumah Perkusi, Ruang Bunyi, The Bandels, Djump-Jakarta Rockers Club' dan The Showstoppers (Haykaal & Friends).

Penampilan menarik ditujukan penampilan band bocah yang menamakan diri The Bandels, yang menghipnotis pengunjung lapangan BCD Komplek Bulungaps n Jakarta Selatan. Pun dengan penampilan Mister Bento dan Ruang Buny.

"Dengan hasilnya  seperti ini (sukses), insha Allah tahun depan saya perbesar seperti IDPFEST," tandas Ekki Soekarno