INDUSTRY co.id - Jakarta, President University kampus bertaraf Internasional yang terletak di kawasan industri Jababeka, Cikarang mendukung program nasional Indonesia On-Chain yang diluncurkan oleh ICP (Internet Computer Protocol) di Teater Keong Mas Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
ICP sendiri merupakan lembaga blockchain ternama dunia, yang menjalin kerja sama dengan 75 sekolah tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan 21 perguruan tinggi (PT) di Tanah Air, termasuk President University.
Founder of Disruptive ICP Hub Indonesia Bruno Calabretta menyampaikan bahwa Indonesia yang memiliki populasi anak muda cukup besar, memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin teknologi global.
"Indonesia On-chain salah satu tujuannya untuk memastikan Indonesia akan menjadi pemimpin teknologi global berikutnya. Kita dapat mencapainya dan Indonesia memiliki banyak populasi muda yang potensial dan bersemangat untuk belajar bagaimana menjadi inovator masa depan berikutnya. Jadi hari ini kami menandatangani kemitraan dengan 75 SMA dan 21 Universitas,” kata Bruno, di Teater Keong Mas TMII, Jakarta Timur, Rabu (29/11/2023).
Menurut Bruno, setelah launching ini pihaknya akan memulai roadshow dan mengajari para kaum terpelajar itu tentang kewirausahaan.
“Kami akan mengajari mereka tentang web tree block chain. Kami akan memastikan bahwa mereka akan mempelajari keterampilan yang tepat, kami akan memberikan pengetahuan dan alat untuk memastikan mereka dapat menggunakan blockchain. Untuk ini, kita memerlukan talenta muda. Talenta-talenta muda membutuhkan alat yang memiliki keterampilan yang tepat dan kami ingin membekali mereka dengan keterampilan tersebut,” ucapnya.
Dilokasi yang sama, Kepala Seksi Penerapan Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Sonny Sudaryana menyatakan akan mendukung penuh program nasional Indonesia on Chain ini.
“Kita akan menyiapkan infrastruktur berupa internet dan kita juga memiliki program talent scholarship dan lain-lain, untuk persiapan para talenta muda Indonesia masuk ke dunia digital,” ujar Sonny.
Dia juga menyampaikan bahwa pemerintah akan mendorong kolaborasi disemua sektor, termasuk latest tech atau teknologi terbarukan.
“Saat kita mulai bicara block chain anak-anak banyak tidak tahu how to create skill untuk masuk industri ini. Makanya kita perlu orang terbaik seperti mas Bruno, biar orang-orang Indonesia siap saat masuk tech baru dalam skala global,” terang Sonny.
Perlu diketahui, turut hadir pada peluncuran ini, antara lain Founder of Disruptive ICP Hub Indonesia Bruno Calabretta, Kepala Seksi Penerapan Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Sonny Sudaryana, President of Indonesia Blockchain & Metaverse Center (IBMC)/Executive Director of PATA Indonesia Dr Agus Canny dan Founder of Ambassador & CEO Club Grace Sabandar.