INDUSTRY.co.id - Surabaya - Sebagai produsen bumbu masak di Indonesia, Ajinomoto ikut berupaya membantu kelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan untuk masa depan. Salah satunya dengan konsep Health Provider.

Advertisement

Ajinomoto mentransformasi seluruh karyawannya menjadi Health Provider, dimana para karyawan dibekali pengetahuan terkait gizi, kesehatan keluarga dan juga kelestarian lingkungan.

Ajinomoto melalui konsep Health Provider untuk Bumi, berkolaborasi dengan UPN Veteran Jawa Timur, Fakultas Teknik Kimia, mengadakan Seminar Nasional Soebardjo Brotohardjono XIX secara hybrid yang dihadiri sekitar 220 mahasiswa (9/08/2023).

Advertisement

Di sesi ini, dari sektor industri, hadir sebagai narasumber, Ir. Yudho Koesbandryo, Direktur PT AJINOMOTO INDONESIA, yang menjelaskan seluruh aktivitas yang mendukung terciptanya Sustainable Development Goals (SDGs) di Grup Ajinomoto Indonesia. 

Narasumber ke-2 dari institusi pemerintah, hadir Dr. Ir. Hens Saputra, M.Eng., IPU, Kepala Pusat Riset Teknologi Industri Proses dan Manufaktur, Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) yang menjelaskan peranan teknologi industri proses dan manufaktur guna mendukung ekonomi sirkular. 

Advertisement

Kemudian, narasumber ke-3 dari akedemisi, hadir Prof. Dr. Ir. Ni Ketut Sari, Guru Besar Teknik Kimia, dari UPN Veteran Jawa Timur, yang menjelaskan seputar riset-riset yang tengah dikembangkan guna mendukung pengembangan industri kimia hijau.

Terkait praktik ekonomi sirkular dan aktivitas lain yang mendukung terciptanya SDGs di bidang kelestarian lingkungan, Grup Ajinomoto Indonesia melakukan proses pengolahan limbah (waste) cair maupun padat untuk kemudian dihasilkan produk samping atau co-products yang memiliki nilai lebih di masyarakat. 

Advertisement

Ajinomoto juga berhasil mengurangi buangan emisi karbon, meningkatkan efisiensi penggunaan raw material dan air pada proses produksi, pengurangan material plastik pada Brand Masako dan inovasi produk MSG AJI-NO-MOTO kemasan kertas, membangun fasilitas pengelolaan sampah (waste station) bersama Rekosistem, serta upaya untuk penggunaan renewable energi seperti panel surya, dan rencana penggunaan biomass sebagai sumber energi yang perlahan menggantikan batu bara. 

"Atas semua upaya tersebut, kami mendapatkan apresiasi dari Kemenperin RI dengan mendapatkan penghargaan Industri Hijau Kategori Level 5 (tertinggi),” ungkap Yudho.

Melalui kontribusi Health Provider tersebut, Ajinomoto berharap dapat menginspirasi banyak pihak untuk melakukan gerakan lainnya yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan Indonesia.

Selain itu, Health Provider diharapkan bisa menginspirasi para akademisi dan periset melakukan berbagai inovasi maupun pengembangan aktivitas ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui riset-risetnya di masa depan. 

Ajinomoto berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dengan meningkatkan harapan hidup sehat keluarga Indonesia melalui produk dan layanan yang berkualitas tinggi, serta menciptakan bisnis yang ramah lingkungan.