INDUSTRY.co.id - Jakarta - Memperingati Hari Anak Nasional, Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC) Indonesia, mengumumkan peluncuran kampanye "Ceriakan Dunianya".
Kampanye Ceriakan Dunianya diluncurkan RMHC Indonesia untuk membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka, khususnya bagi anak-anak yang sakit dan dalam masa perawatan dan pemulihan mereka di RSCM Jakarta.
Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah melibatkan anak-anak dalam aktivitas menggambar, yang dinilai sangat dekat dan menjadi sarana yang paling mudah untuk dilakukan oleh anak-anak untuk mengekspresikan diri.
RMHC Indonesia mengakui bahwa kehadiran dan kedekatan keluarga menjadi sumber kebahagiaan dan dukungan yang memperkuat mereka untuk tetap optimistis menghadapi tantangan tersebut.
Keluarga bukan hanya memberikan kebahagiaan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman yang turut mendukung proses pemulihan. Dalam menjalankan kegiatan ini, RMHC Indonesia pun berkomitmen untuk menjaga kebersamaan dengan keluarga sebagai salah satu esensi didirikannya yayasan.
"Dalam pandangan anak-anak, dukungan dari keluarga dan lingkungan sangat penting. Saat mereka menjalani perawatan, mereka sering kesulitan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka," kata Psikolog klinis Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Psi.
Melalui kegiatan gambar-menggambar bersama RMHC Indonesia, RMHC membantu mereka mengekspresikan perasaan bahagia bersama keluarga dan orang terdekat, yang menjadi sumber inspirasi. Kegiatan ini membantu meningkatkan kondisi emosional mereka selama masa perawatan, sehingga mereka merasa lebih baik dan terdukung.
Ratih P. Negara, Head Program Yayasan RMHC Indonesia menjelaskan, sebagai yayasan yang beroperasi di puluhan negara dan berkomitmen penuh terhadap peningkatan kesejahteraan anak, termasuk anak-anak Indonesia, RMHC menghadirkan kesempatan bagi mereka yang sedang dirawat di rumah sakit untuk kembali tersenyum ceria.
"Melalui kampanye 'Ceriakan Dunianya', kami berharap dapat memberikan kebahagiaan dan dukungan kepada anak-anak yang sedang berjuang melalui masa-masa yang tidak mudah,” kata Ratih.