INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ratusan warga Jakarta sangat antusias dengan Kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono sudah ditunggu-tunggu hingga membanjiri Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Jumat (16/12/2016). Dalam beberapa kesempatan bersilaturahmi di empat kota administrasi Jakarta, pidato Soni mampu memukau warga dengan gaya kepemimpinan Dirjen Otonomi Daerah ini.

Advertisement

Acara ini digunakan sebagai ajang untuk menyampaikan uneg-uneg atau pengaduan mereka berbagai persoalan pelayanan kota Jakarta. Pertemuan ini dikemas dalam agenda Silaturahmi Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono bersama Ketua RT, RW, LMK, FKDM, dan tokoh masyarakat se Kota Administrasi.
 
Dalam pertemuan tersebut para pengurus RW dan RT yang mewakili dari enam kecamatan se Jakarta Selatan menyampaikan keluhan soal Pergub DKI soal RT/RW yang sering berubah-ubah.

"Satu Pergub belum kita jalankan eh muncul Pergub baru lagi, apalagi Pergub soal kinerja RT/RW dikaitkan dengan qlue, terus terang kami belum siap soal itu," ujar salah satu pengurus RW menyampaikan keluhannya.
 
Namun dari berbagai keluhan dan masukan yang disampaikan para Ketua RT, RW dan tokoh masyarakat, yang paling penting adalah soal Dana Operasional RT/RW. Mereka mengaku uang yang diterima RT sebesar Rp 975 ribu dan RW sebesar Rp1,2 juta masih dirasakan tidak memadai jika dibanding dengan tugas berat pengurus RT dan RW dalam melayani warga.
 
"Ada kematian kami yang mengurusi, ada kawinan kami juga ikut ngurusi, ada warga yang melahirkan kami juga yang ikut ngurusi kadang uang segitu untuk biaya operasional sering nombok, kalau ada acara Posyandu sering kami subsidi konsumsinya, jadi malah nombok," ujar salah seorang pengurus RW di Kecamatan Kebayoran Lama.
 
mendengar Keluhan tersebut, Soni menegaskan akan mengusulkan adanya kenaikan biaya operasional RT/RW ke DPRD DKI.

Advertisement

"Pada intinya saya setuju biaya operasional RT dan RW dinaikkan, namun dalam memutuskan kebijakan anggaran APBD, kita tidak boleh memutus sendirian, karena ini pemerintahan bukan pemerintah jadi ada tambahan an-nya, kita punya mitra DPRD, kalau kita setuju tinggal nanti DPRD nya setuju apa tidak," papar Soni.
 
Soni meminta para pengurus RT dan RW turut mendesak ke wakil rakyat agar usulan eksekutif Pemprov DKI Jakarta bisa disetujui.

"Saya yakin antara kami eksekutif dan DPRD memandang soal kebijakan menaikkan Dana Operasional RT dan RW ini sudah satu kata," kata Soni.

Advertisement