INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pinhome, platform property tech end to end pertama di Indonesia meluncurkan inovasi terbaru, yaitu fitur titip jual. Melalui fitur ini, pemilik rumah bisa langsung mulai menjual rumah secara gratis dalam waktu 1 menit di platform Pinhome yang memiliki lebih dari 5 juta pengunjung tiap bulan. 

Fitur penjualan ini melengkapi fitur serba properti Pinhome dari pencarian, pendanaan hingga perawatan rumah. Hingga saat ini, Pinhome memiliki lebih dari 700ribu listing properti berbeda di 75% kota di Indonesia.

"Setelah memudahkan jutaan masyarakat Indonesia untuk mencari, mencicil serta merawat properti, Pinhome kini memudahkan mereka yang ingin menjual propertinya melalui fitur Titip Jual," kata Fibriyani Elastria, selaku Chief Marketing Officer Pinhome yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (5/4/2023). 

"Melalui fitur ini, dalam 1 menit pemilik rumah dapat mulai menjual properti mereka dengan mudah dan murah karena tidak perlu menggunakan agen, gratis biaya iklan, serta tersedianya berbagai fitur agar properti mereka cepat terjual," imbuh Fibriyani.

Selama ini Pinhome telah bekerjasama dengan lebih dari 20,000 agen untuk menyediakan lebih dari 700ribu listing properti berbeda di 75% kota di Indonesia. Tidak hanya membantu pencarian properti, Pinhome juga menyediakan cicilan KPR hingga perawatan rumah dalam satu situs dan aplikasi. Kelengkapan fitur ini juga membuat Pinhome memiliki lebih dari 5 juta pengunjung setiap bulan nya.

“Fitur titip Jual juga menggunakan fitur andalan Pinhome yaitu Pinvalue, dimana penjual rumah bisa mengetahui harga pasaran properti mereka berdasarkan algoritma dan kecerdasan buatan. Selain itu, Pinhome juga akan membantu calon pembeli mendapatkan KPR sehingga penjual rumah tidak perlu memikirkan pembiayaan properti. Harapannya dengan kemudahan penjualan rumah, semakin banyak pilihan properti yang tersedia yang akan mendorong calon pembeli untuk mulai membeli properti pertama mereka. Hal ini sesuai dengan misi Pinhome untuk menyediakan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat luas di Indonesia,” tutup Fibriyani.