INDUSTRY.co.id - Jakarta - Baskit mengumumkan pendapatan pendanaan modal awal (pre-seed) sebesar US$1,5 juta yang dipimpin oleh Forge Ventures, dengan co-investment dari Sketchnote Partners, DS/X Ventures, Prasetia Ventures, dan beberapa angel investor global dan regional terkemuka lainnya. 

Melalui pendanaan baru ini, perusahaan berencana untuk terus berinvestasi dalam hal teknologi serta mengembangkan tim praktisi industri untuk lebih melayani rantai distribusi konsumen Indonesia serta mempercepat kemitraan dengan mengutamakan prinsipal merek.

Perusahaan ini juga mendapat dukungan awal dari para investor dan veteran industri terkemuka, seperti Shafie Shamsuddin (Chairman of Petronas, Mantan CEO Transmart dan AEON), Reynold Wijaya (Pendiri Modalku), Ankit Sethi (COO Fung Investments), Kepemimpinan APAC Foodpanda/Delivery Hero (Jakob Angele, Pedram Assadi, dan Arun Makhija), serta pemimpin dan mantan pimpinan merek global terkemuka di Indonesia.

"Harapan kami adalah menjadi penyedia rantai pasok terkemuka di Indonesia dengan memelihara ekosistem yang kolaboratif, termasuk mempercepat infrastruktur dan hubungan yang telah ada selama beberapa dekade. Kami yakin bahwa dengan dukungan dari platform Baskit, kami dapat memainkan peran dalam memulihkan perdagangan tradisional, dan membuka jalan bagi rantai pasok yang lebih sehat di berbagai sisi." kata Yann Schuermans, CEO Baskit yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (30/3/2023).

Baskit mengalami pertumbuhan yang pesat sejak diluncurkan secara resmi pada November 2022, dengan adanya peningkatan dua kali lipat setiap bulannya. Perusahaan melakukan pendekatan yang kuat di wilayah regional dengan berfokus pada kota-kota utama. Sementara operasi inti terus berkembang, perusahaan juga berfokus dalam menjalin kemitraan penting dengan pemilik merek dan distributor untuk meningkatkan rencana ekspansi. 

"Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperluas jangkauan geografis kami di Jawa Barat dan Jawa Tengah, sambil menghadirkan pemimpin yang relevan untuk meningkatkan teknologi kami dan menyelesaikan jalur kerja sama merek dan distributor yang direncanakan untuk H2 2023." pungkas Yann.

Baskit didirikan pada tahun 2022 oleh Yann Schuermans (CEO), Yoonjung Yi (Head of People and Communications), dan Yasser Arafat Akhmad (Head of Technology). Perusahaan ini menyadari bahwa di Indonesia, rantai distribusi tradisional sering kali kurang efektif pada lapisan tengahnya, sehingga menghasilkan banyak kendala, termasuk stock-out produk, kurangnya kelengkapan data, serta kerugian rantai pasok dikarenakan masalah kedaluwarsa. 

Baskit percaya adanya peluang efisiensi pada penguatan distributor dan grosir yang membentuk lapisan-lapisan dengan dukungan komersial serta teknologi. Selain memanfaatkan pasar yang besar, menjadi mitra teknologi pilihan untuk bisnis-bisnis tersebut membuka banyak peluang baru untuk memberikan dampak positif bagi komunitas, termasuk melayani konsumsi pedesaan dengan lebih baik dan mempromosikan inklusi keuangan di bisnis distribusi serta pedagang yang sebelumnya tidak terjamah.