INDUSTRY.co.id - Karawang - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut bahwa Toyota menjadi satu-satunya merek di industri otomotif yang tidak pernah kehilangan ide untuk berinovasi baik dari produk dan teknologi.
"Saya apresiasi kepada Toyota karena menjadi merek otomotif yang tidak pernah kehilangan ide untuk inovasi produk dan teknologi," kata Menperin Agus saat melepas ekspor perdana Toyota Kijang Innova Zenix Hybird di Karawang, Jawa Barat, Selasa (21/2).
Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah akan membantu untuk menumbuhkan daya beli masyarakat.
"Kita lihat hari ini salah satu inovasi Toyota ekspor perdana sebuah produk elektrifikasi Kijang Innnova Zenix Hybird yang memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 70%. Ini merupakan suatu produk yang kemarin saya dampingi Presiden Joko Widodo beliau berpesan agar sampai kapanpun nama Kijang harus tetap ada, apapun itu inovasi produk mobil nama Kijang harus tetap ada," paparnya.
Ekspor kendaraan bermerek Toyota dari Indonesia dimulai sejak 1987 melalui pengapalan model Kijang Generasi 3 ke Brunei Darussalam. Model Kijang kembali menjadi jangkar ekspor Toyota Indonesia ketika menjadi model pertama dengan peningkatan masif volume ekspor di 2004.
Berawal dari 100 unit per tahun menjadi 3.000 unit per tahun setelah menjadi bagian dari proyek Global IMV (Innovative International Multipurpose Vehicle) yang dilanjutkan dengan penambahan model-model ekspor baru seperti Avanza dan Fortuner, serta negara tujuan ekspor baru di kawasan Asia dan Timur Tengah.
Model Kijang juga berkontribusi pada dua pencapaian sejarah volume ekspor kendaraan bermerek Toyota di 2022. Pada Februari 2022, volume ekspor kumulatif kendaraan bermerek Toyota sejak 1987 mencapai 2 juta unit yang dirayakan bersama dengan ekspor perdana ke Australia.
Sementara sepanjang Januari hingga Desember 2022, volume ekspor kendaraan bermerek Toyota mencatat angka tahunan tertinggi sepanjang sejarah ekspor Toyota, yaitu 297.000 unit. Hingga tahun 2022, Toyota Indonesia melakukan ekspor ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Oceania, dan Timur Tengah mencakup 4 benua yaitu Asia, Afrika, Amerika, dan Australia yang terdiri dari 9 model Toyota produksi dalam negeri.
Kini, model Kijang kembali mencatat sejarah sebagai model elektrifikasi pertama yang di ekspor oleh Toyota Indonesia dan akan menjadi faktor signifikan dalam upaya pencapaian target peningkatan volume ekspor kendaraan bermerek Toyota sebesar 5% di tahun 2023 ini.
Selain peningkatan volume, Toyota Indonesia di 2023 juga bertekad untuk menambah negara-negara tujuan ekspor kendaraan Toyota dari Indonesia terutama di kawasan Afrika.
“Ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid juga memperkuat posisi Toyota Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor global Toyota di kawasan Asia-Pasifik. Kami akan terus meningkatkan kualitas produk-produk kami kedepannya agar semakin diterima oleh konsumen Indonesia dan mancanegara," ujar Direktur Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam.