INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah semakin serius memacu pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air. Hal ini lah yang membuat sejumlah investor luar negeri menyatakan minatnya untuk berinvestasi kendaraan listrik di Indonesia.

Advertisement

Baru-baru ini, pabrikan mobil asal Eropa juga menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi kendaraan listrik di Indonesia.

"Saya baru saja menerima kunjungan dari pabrikan mobil asal Eropa, Stellantis. Dan mereka sangat tertarik bangun pabrik mobil listrik di Indonesia," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier di Jakarta (31/1).

Advertisement

Taufiek melihat keseriusan pabrikan mobil asal Eropa untuk investasi di Indonesia. Hal tersebut didapat setelah dirinya menjelaskan sejumlah kebijakan terkait kendaraan listrik yang ada di Indonesia.

"Saya terangkan secara komprehensif terkait kebijakan-kebijakan di Indonesia, dan mereka sangat interest," terangnya.

Advertisement

Menurut Taufiek, nantinya pabrikan mobil asal Eropa tersebut akan menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor. 

"Mereka ingin Indonesia menjadi hub ekspor. Dan saya juga terangkan terkait policy pemerintah tentang ekspor. Jika ini benar, paling tidak pasar ASEAN dan Australia akan disupport dari kita. Mereka juga kan punya jaringan cukup kuat di Eropa," papar Taufiek.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Taufiek meminta pabrikan mobil asal Eropa tersebut untuk membanderol harga yang terjangkau masyarakat jika kelak mengembangkan produknya di Indonesia.

“Saya sampaikan juga kalau mau bangun di Indonesia kamu jangan jual yang mahal-mahal cari yang [harga] Rp300 juta ke bawah,” ungkap Taufiek.

Menurutnya, jika harga mobil listrik yang akan dikembangkan di Indonesia terlalu mahal, maka dikhawatirkan tidak akan diminati pasar.

"Mereka sangat merespon baik terkait banderol mobil listrik tersebut," tutup Taufiek.