INDUSTRY.co.id, Jakarta - Untuk mendongkrak penggunaan pembayaran elektronik di pintu tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menggelontorkan Rp10 miliar. Skema yang digunakan adalah dengan cara memberi diskon kepada pengguna kartu e-toll selama arus mudik hingga balik Lebaran 2017.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, cara tersebut dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan transaksi elektronik di jalan tol yang ditargetkan 100 persen pada Oktober 2017. itu juga dilakukan mendorong supaya masyarakat banyak yang menggunakan e-toll dan untuk mempercepat transaksi pembayaran tol.

"Jadi ini untuk penyemangat menggunakan e-toll. Untuk meningkatkan peminat memakai e-toll itu sekira Rp10 miliar kita keluarkan," tuturnya, dalam acara evaluasi Jasa Marga terkait arus mudik dan balik Lebaran, di Taman Mini, Jakarta, Senin (10/7/2017).

Dessi mengaku, dana yang dikeluarkan tersebut tidak dianggap dapat mengurangi pendapatan perseroan. Namun, sebagai dana promosi supaya rasio transaksi elektronik terus meningkat.

"Itu biaya elektronifikasi sama-sama teman tahu Oktober 100%, jadi untuk mendorong itu kita ajak masyarakat gunakan itu sehingga kemacetan jauh lebih berkurang," ujarnya.

Dalam penerapan diskon selama H-3 sampai H+2 (22-26 Juni) atau arus mudik dan H+4 sampai H+6 (30 Juni-2 Juli) atau arus balik, Jasa Marga mencatat pengguna e-toll meningkat.

"Sebelumnya, penggunaan e-toll itu 28% dan ada peningkatan 6% selama Lebaran di masing-masing cabang. Tertinggi di Jakarta-Cikampek dari 21% menjadi 29%. Berharap jauh lebih tinggi, ada peningkatan konkret," pungkasnya.(iaf)